Xi Jinping Serukan BRICS Jaga Rantai Pasok Global di Tengah Perang AS-Iran

Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Anadolu Agency)

Xi Jinping Serukan BRICS Jaga Rantai Pasok Global di Tengah Perang AS-Iran

Willy Haryono • 13 September 2026 15:55

New Delhi: Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan negara-negara anggota dan mitra BRICS untuk menjaga rantai industri dan rantai pasok global tetap stabil serta tidak terhambat di tengah gangguan pelayaran melalui Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat-Iran.

Berbicara di hari kedua KTT ke-18 BRICS di New Delhi, Minggu, 13 September 2026, Xi mengatakan BRICS yang semakin besar (Greater BRICS) harus memanfaatkan posisinya sebagai kelompok yang berakar pada negara-negara pasar berkembang dan memiliki hubungan luas dengan Global South.

Menurut Xi, negara-negara BRICS perlu mempertahankan keterbukaan dan kerja sama untuk mencapai manfaat bersama dan hasil yang saling menguntungkan.

“Greater BRICS juga harus menjaga rantai industri dan pasokan tetap stabil dan tidak terhambat serta mendorong terbentuknya pasar yang lebih terintegrasi," ujarnya, seperti dikutip dari kantor berita Xinhua.

Seruan tersebut disampaikan ketika gangguan pelayaran di Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran perdagangan dan pasokan energi global.

Global South Disebut Pendorong Dunia Multipolar

Xi mengatakan negara-negara Global South kini menjadi kekuatan penting yang mendorong dunia menuju tatanan multipolar. Karena itu, ia menyerukan negara-negara tersebut untuk mempertahankan multilateralisme dan supremasi hukum internasional.

Xi menilai aturan internasional seharusnya disusun secara bersama oleh seluruh negara dan tidak ditentukan oleh kekuatan tertentu. Menurut dia, logika bahwa “yang kuat selalu benar” seharusnya telah lama ditinggalkan.

Xi juga menyerukan negara-negara Global South untuk mempertahankan kewenangan dan peran PBB sembari mendukung reformasi yang dapat meningkatkan efektivitas lembaga-lembaga multilateral.

Dalam bidang ekonomi, Xi mendorong perbaikan arsitektur keuangan internasional agar negara-negara berkembang memperoleh keterwakilan dan suara yang lebih besar.

Ia juga menyerukan reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) agar bergerak ke arah yang dinilai tepat. Tiongkok, kata Xi, akan terus mendorong pembukaan pasar secara sukarela dan sepihak.

BRICS Dorong Kerja Sama AI

Xi juga menempatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai salah satu bidang strategis bagi kerja sama BRICS. Ia menyerukan negara-negara Global South mempercepat pembentukan kerangka tata kelola AI global yang didasarkan pada konsensus luas.

Tiongkok, menurut Xi, akan memimpin pembentukan zona sumber terbuka AI untuk BRICS serta mendorong pengembangan platform komputasi awan industri digital bagi negara-negara anggota.

Selain AI, Xi mendorong BRICS meningkatkan industri tradisional, mengembangkan sektor-sektor baru, serta menyusun perencanaan jangka panjang untuk industri masa depan.

Ia juga mengusulkan sejumlah inisiatif di bidang pengembangan talenta sains dan teknologi, manufaktur cerdas, industri digital, fasilitasi perdagangan dan investasi, serta pengembangan AI yang terbuka dan inklusif. Tiongkok juga mengusulkan pembentukan aliansi BRICS untuk pelatihan insinyur.

Tiongkok Siapkan Forum Perdagangan Jasa BRICS

Xi turut mengusulkan pembentukan kemitraan kawasan ekonomi khusus antarnegara BRICS sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi pasar dan kerja sama praktis. Tiongkok juga akan menjadi tuan rumah BRICS Services Trade Forum pada 2027.

Beijing dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT BRICS berikutnya pada tahun yang sama.

Dengan semakin luasnya keanggotaan dan jaringan mitra BRICS, Xi menilai kelompok tersebut memiliki posisi strategis untuk memperkuat kerja sama negara-negara pasar berkembang dan Global South.

Agenda yang ditawarkan Tiongkok mencakup bukan hanya perdagangan dan rantai pasok, tetapi juga keuangan internasional, teknologi, AI, industri, investasi, dan tata kelola global.

Baca juga: Presiden Tiongkok Xi Jinping Desak BRICS Dorong Perdamaian di Timur Tengah

(Willy Haryono)