Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VIII 2026. Istimewa.
Kompetisi Informatika Nasional Dorong Talenta Politeknik yang Inovatif
Arga Sumantri • 14 September 2026 22:19
Makassar: Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VIII 2026 di Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Makassar, resmi ditutup. Politeknik Negeri Bandung (Polban) berhasil menyabet gelar juara umum.
Gelar juara umum tersebut diumumkan Ketua Dewan Juri KMIPN VIII Muhammad Udin Harun Al-Rasyid, setelah seluruh peserta dari berbagai politeknik se-Indonesia menyelesaikan penyisihan babak final pada delapan cabang kompetisi TIK.
Kedelapan cabang kompetisi yang dipertandingkan mencakup Hackathon, Keamanan Siber, E-Government, Perencanaan Bisnis Bidang TIK, Animasi, Internet of Things (IoT), Cipta Inovasi Bidang TIK, serta Pengembangan Aplikasi Permainan.
"Penyelenggaraan KMIPN VIII tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkompetisi menguji kemampuan di bidang teknologi informasi, tetapi juga wadah kolaborasi nasional untuk melahirkan talenta digital muda yang inovatif," ujar Ahmad Rizal dalam keterangan tertulis, Senin, 14 September 2026.
Babak final Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VIII 2026. Istimewa.
Penutupan KMIPN VIII 2026 ditandai dengan penyerahan estafet kepemimpinan tuan rumah. Ketua Forum Kajur TIK Politeknik se-Indonesia Sony Oktapriandi meresmikan Politeknik Negeri Bengkalis sebagai tuan rumah penyelenggara KMIPN IX pada 2027.
Pemerintah Kota Makassar juga memberikan apresiasi kepada Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) yang dipercaya menjadi pelaksana Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VIII 2026. Apresiasi Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan saat pembukaan babak final KMIPN VIII 2026.
Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia dalam sebuah ruang bersama untuk bertukar gagasan, membangun jejaring, dan membuka peluang kolaborasi.
Ajang ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya talenta muda bidang informatika yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki kemampuan berinovasi, berkolaborasi, dan menghasilkan solusi teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.