Dishub DKI Jakarta Pastikan Narasi Viral Denda Pengemudi Ojol Hoaks

Kadishub DKI, Budi Awaluddin. Metro TV/Rifda

Dishub DKI Jakarta Pastikan Narasi Viral Denda Pengemudi Ojol Hoaks

Rifda Muthia Zahra • 21 June 2026 17:30

Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan narasi penahanan motor dan denda terhadap pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta Timur merupakan informasi tidak benar. Penahanan motor pengemudi ojol selesai secara kekeluargaan pada hari yang sama tanpa pungutan biaya.

"Bahwa isu yang berkembang adalah Pak Sulis itu motornya ditahan, diminta uang Rp250 ribu, itu hoaks,” ujar Kadishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, saat apel pengarahan di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu, 21 Juni 2026.

Hal ini disampaikan Budi untuk meredam kegaduhan di media sosial soal viral penahanan motor dan denda terhadap pengemudi ojol. Pihak Sudin Perhubungan Jakarta Timur sudah menemui pengemudi ojol, S, untuk meluruskan masalah tersebut.

"Yang sesungguhnya terjadi adalah di saat hari itu juga Pak S langsung mengambil motornya," kata Budi. 

Proses pengembalian motor dilakukan tanpa adanya sanksi denda. Pengemudi hanya diminta melengkapi administrasi standar dan berjanji tidak mengulangi kesalahannya.

"Hanya membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi, dan tidak dipungut biaya apa pun," tegas Budi.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar apel bersama komunitas ojek online (ojol) di Balai Kota DKI Jakarta. Metro TV/Rifda

Baca Juga: 
Gelar Apel Bersama Ojol, Kadishub DKI Instruksikan Penertiban Parkir Liar Harus Humanis

Dia menyampaikan langkah cepat ini diambil atas instruksi langsung dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Jajaran Dishub DKI segera mengedepankan pendekatan persuasif demi menjaga kondusivitas di lapangan.

"Pak Gubernur menyampaikan bahwa ini harus diambil dengan langkah cepat melalui silaturahmi secara kekeluargaan," jelas Budi. 

Perwakilan komunitas ojol, Beno, meminta pengemudi ojol lebih teliti menyerap informasi. Dia mengimbau pengemudi ojol tidak mudah terprovokasi potongan video yang viral di media sosial.

"Ojol ini sikapnya tidak berpikir panjang, harusnya mengoreksi dulu pokok permasalahan itu," ucap Beno.

Dia mengapresiasi keterbukaan Dishub DKI dalam menyelesaikan kesalahpahaman ini dengan cepat. Kedua belah pihak sepakat memperkuat komunikasi agar insiden serupa tidak terulang.

(Achmad Zulfikar Fazli)