Kapolda Metro Jaya: Menjaga Keamanan Jakarta Butuh Sinergi

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri. Foto: ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya: Menjaga Keamanan Jakarta Butuh Sinergi

Fachri Audhia Hafiez • 6 July 2026 12:04

Jakarta: Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menegaskan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah DKI Jakarta dan kota penyangga tidak dapat hanya bertumpu pada pundak Polri. Kompleksitas dinamika kawasan menuntut keterlibatan aktif dari seluruh pihak, demi terciptanya situasi kondusif.

"Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dinamika ibu kota yang kompleks," kata Asep saat memimpin Upacara Tradisi Penyerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, dilansir Antara, Senin, 6 Juli 2026.
 


Asep menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Kodam Jaya, Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat. Menurutnya, penghargaan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti yang diterima Polda Metro Jaya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 38 TK Tahun 2026 merupakan buah manis dari pengabdian kolektif lintas sektoral, bukan hasil kerja perorangan.

Mantan Wakabareskrim itu mengajak seluruh personel menjadikan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti sebagai kompas pengabdian sejati. Langkah ini selaras dengan semangat moto kebanggaan Polda Metro Jaya, Jaya Dharma Sevaka, yang bermakna sukses dan unggul dalam setiap tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Sejumlah anggota Polda Metro Jaya mengikuti Upacara Tradisi Penyerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta. Foto: ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya. 

Asep berharap penghargaan tertinggi dari negara ini menjadi momentum krusial untuk mempererat soliditas antarelemen bangsa. Ia turut memaparkan enam direktif Presiden yang wajib diimplementasikan oleh seluruh anggota Polri, yakni menjaga kepercayaan publik, menegakkan hukum secara adil, profesional, serta memperkuat sinergi nasional.

“Jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat, dan jangan pernah sekali-kali menyakiti hati masyarakat,” ucap Asep.

Asep juga memberi peringatan keras kepada seluruh jajaran. Para personel diminta senantiasa menjaga integritas, kedisiplinan, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang maupun tindakan arogan yang dapat mencederai citra Polri. 

“Terhadap setiap bentuk gangguan kamtibmas dan pelanggaran hukum, kita harus tetap bertindak tegas, profesional, dan terukur,” tegas Asep.

(Fachri Audhia Hafiez)