Lansia 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah Jakbar

Kebakaran rumah di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Palmerah, Jakarta Barat. Foto: ANTARA/Risky Syukur.

Lansia 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah Jakbar

Fachri Audhia Hafiez • 6 July 2026 13:26

Jakarta: Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar), Minggu malam, 5 Juli 2026. Insiden itu menewaskan Suratman, 81, yang terjebak di dalam bangunan.

"Korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam rumah," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 6 Juli 2026.
 


Lansia tersebut diduga tidak sempat menyelamatkan diri. Karena kobaran api dengan cepat membesar dan mengepung seluruh ruangan.

Berdasarkan data tim Sudin Gulkarmat, laporan pertama kali diterima petugas pada Minggu malam, 5 Juli 2026, pukul 18.31 WIB. Petugas yang tiba di lokasi langsung berjibaku menjinakkan api hingga akhirnya berhasil dilokalisasi pada pukul 19.19 WIB, sebelum masuk ke tahap pendinginan.

"Seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 20.18 WIB," ujar Syaiful.

Mengenai pemicu kebakaran, Syaiful menyebutkan dugaan awal api disebabkan masalah instalasi kelistrikan. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab mutlak peristiwa maut tersebut.

"Untuk dugaan sementara, berasal dari fenomena listrik," tutur Syaiful.


Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Kebakaran ini menghanguskan bangunan rumah tinggal berukuran sekitar 10x12 meter persegi yang dihuni oleh lima kepala keluarga (KK) dengan total 12 jiwa. Guna mempercepat pemadaman, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat sampai menerjunkan 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 100 personel gabungan ke lokasi kejadian.

Petaka ini awalnya diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api bersumber dari lantai dua rumah korban sekitar pukul 18.28 WIB.

"Warga kemudian melaporkan kejadian itu melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112, dan petugas pemadam segera menuju lokasi," kata Syaiful.

(Fachri Audhia Hafiez)