Mensos Ingatkan Masyarakat Perkuat Semangat Tabayun di Era Disrupsi Teknologi

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Metro TV/Iqbal

Mensos Ingatkan Masyarakat Perkuat Semangat Tabayun di Era Disrupsi Teknologi

Muhammad Iqbal Sidiq • 27 May 2026 19:03

Jakarta: Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyoroti pesan khotbah salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, terutama mengenai pentingnya kesabaran dan keadaban di era disrupsi teknologi. Dia mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan semangat tabayun atau mencari kejelasan, meneliti, atau memverifikasi suatu informasi agar kebenarannya jelas.

"Kita harus siap saring sebelum sharing, kita harus membiasakan dan menguatkan semangat tabayun," ujar Mensos saat ditemui usai melaksanakan ibadah salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah, menjelaskan imbauan khatib untuk melakukan klarifikasi atau tabayun menjadi alarm bagi seluruh masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, opini dan fakta kerap bercampur aduk antara hal yang benar dan salah.  

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Metro TV/Iqbal

Baca Juga: 

Jimly Soroti Kesenjangan Umat Islam: Jumlah Berkembang, Ilmu dan Ekonomi Tertinggal

Di samping itu, Mensos bersyukur pelaksanaan salat Id di Istiqlal berlangsung sangat lancar, aman, dan tertib. Dia berharap nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial yang digaungkan hari ini dapat dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari.  

Mensos juga menggarisbawahi poin penting khotbah mengenai inklusivitas dalam aksi kemanusiaan. Menurut dia, semangat kurban harus melampaui berbagai sekat perbedaan yang ada di tengah masyarakat Indonesia. 

"Penting dari salah satu yang disampaikan oleh khatib kita tadi adalah pesan untuk bisa saling membantu tanpa membeda-bedakan agama, suku, maupun tentu pandangan politik," ujar Mensos.

(Achmad Zulfikar Fazli)