Tetap Tenang, Investor Diimbau Tidak Panik!

Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi (tengah). (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

Tetap Tenang, Investor Diimbau Tidak Panik!

Eko Nordiansyah • 3 February 2026 10:30

Jakarta: Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi alias Kiky berpesan kepada para investor di pasar saham Indonesia untuk tetap tenang dan tidak panik di situasi saat ini.

“Kita titip pesan untuk seluruh investor di Indonesia, jangan panik, tetap tenang, tetap mengambil keputusan investasi secara rasional. Melihat investasi itu adalah bagaimana melihat fundamental dan juga prospek ke depan,” ujar Kiky dalam Konferensi Pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia juga mengimbau investor dalam melakukan investasi di pasar saham Indonesia untuk tujuan jangka panjang, dengan berpatokan pada fundamental ekonomi domestik dan prospek pasar modal Indonesia ke depan.

“Kalau kita melihat kalau investasi di pasar modal itu kan melihat jangka panjang, melihat fundamental ekonomi kita sangat baik, dan juga kalau kita melihat prospek ke depan juga sangat baik,” ujar Kiky.
 

Baca Juga :

OJK-SRO Siap Buka-bukaan Data Kepemilikan Saham ke MSCI



(Ilustrasi. MI/Usman Iskandar)

Ia kembali meminta pelaku pasar untuk tetap tidak panik, dan memastikan bahwa OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Self-Regulatory Organization (SRO) akan menjalankan semua tugas secara baik.

“Jadi tolong jangan panik ya, tetap tenang, dan kita semua disini OJK, SRO, we are doing our job. Kita memastikan semuanya dapat dilaksanakan dengan baik begitu ya,” ujar Kiky.

Aksi beli bersih investor asing

Dalam kesempatan ini, OJK melaporkan investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp654,9 miliar di pasar saham Indonesia pada perdagangan Senin 2 Februari 2026, setelah mereka melakukan aksi jual bersih (net sell) sepanjang empat hari pada pekan lalu.

“Ternyata setelah empat hari asing net sell, pada hari ini asing mencatatkan net buy sebesar Rp654,9 miliar. Jadi ini berita bagusnya bahwa ternyata foreign buy hari ini setelah empat hari kemarin net sell dari foreign,” ujar Kiky.

Data penutupan perdagangan BEI pada Senin sore, 2 Februari 2026, IHSG ditutup melemah 406,88 poin atau 4,88 persen ke posisi 7.922,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 27,29 poin atau 3,27 persen ke posisi 806,24.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.949.040 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 50,41 miliar lembar saham senilai Rp29,17 triliun. Sebanyak 58 saham naik 720 saham menurun dan 36 tidak bergerak nilainya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)