RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Metrotvnews.com/Antonio
DPRD Larang RSUD CAM Bekasi Bayar Utang Pakai Potongan Gaji Karyawan
Antonio • 19 January 2026 21:25
Bekasi: DPRD Kota Bekasi memanggil manajemen RSUD dr Chasbullah Abudlmadjid (CAM) Kota Bekasi untuk membahas utang dan potongan pendapatan pegawai. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Wildan Fathurrahman mengatakan, utang puluhan miliar rumah sakit pelat merah tersebut berasal dari pembelian obat dan peralatan medis.
"Utangnya memang yang paling besar itu di antaranya utang obat dan peralatan penunjang medis lainnya," kata Wildan di Bekasi, Senin, 19 Januari 2026.
Wildan menyampaikan, pihaknya mendesak agar utang rumah sakit segera dibayarkan. Namun, pembayaran tersebut tidak boleh memangkas hak gaji dan tunjangan karyawan.
"Itu yang kita tegaskan. Langkah yang diambil untuk penyelesaian utang di RSUD tidak dilakukan dengan cara pemotongan gaji atau honor daripada karyawan, terlebih tenaga kesehatan dan pelayanan," ujar Wildan.
Menurut Wildan, pemangkasan gaji dan tunjangan akan memengaruhi pelayanan di RSUD CAM Kota Bekasi. Hal ini juga berdampak pada produktivitas para pegawai.
"Sebetulnya bagaimana kondusivitas SDM itu sendiri kan. Nakesnya yang bekerja harus tenang, mereka justru dihantui dengan informasi akan dipotong gajinya," ujar Wildan.

RSUD Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi. Dokumentasi/Pemkot Bekasi
Direktur Utama RSUD CAM Kota Bekasi Ellya Niken Prastiwi mengatakan, dalam pemanggilan tersebut, dirinya diminta memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal. Hal ini menjadi prioritas meskipun ada pembahasan terkait utang dan pendapatan pegawai.
"Kita dititipi pelayanan kesehatan ini tidak boleh berkurang secara kualitas dan kuantitas. Kunjungan kita tahun 2024 ke 2025 meningkat, jadi titipannya adalah terus melayani masyarakat jangan menurunkan kualitas," kata Niken sambil berjalan keluar Gedung DPRD Kota Bekasi.