Guru SD Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Disdik DKI Jakarta berduka

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menghadiri pemakaman Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang, Jakarta Timur (Jaktim) Nurlaela. Foto: Antara.

Guru SD Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Disdik DKI Jakarta berduka

Anggi Tondi Martaon • 28 April 2026 15:10

Jakarta: Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang, Jakarta Timur (Jaktim) Nurlaela, 37, menjadi salah satu korban kecelakaan melibatkan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Nurlela.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan almarhumah tercatat sebagai PNS Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak 2019 dan bertugas di SDN Pulogebang 11. Selain menjadi guru kelas 2, Nurlaela  memegang tugas tambahan sebagai bendahara serta pengelola perpustakaan sekolah.

"Jadi almarhumah ini 2019 menjadi PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tugasnya di SDN Pulogebang 11," kata Nahdiana dikutip dari Antara, Selasa, 28 April 2026.

Nahdiana menyampaikan almarhumah merupakan sosok yang berdedikasi. Hal itu merupakan kesaksian Kepala Sekolah dan rekan kerja.

"Almarhumah menurut kesaksian kepala sekolah, teman-temannya, beliau sangat bertanggung jawab. Jadi kita doakan Insya Allah almarhumah husnul khotimah," ungkap Nahdiana.

Nahdiana menyampaikan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menitipkan duka cita dan keprihatinan mendalam atas kepergian guru yang akrab disapa Bu Ela itu. Pemprov DKI Jakarta juga memastikan pendampingan bagi keluarga korban.

Selain membantu mengurus administrasi terkait status almarhumah sebagai pegawai negeri dan guru, Pemprov DKI akan memberi pendampingan psikososial, terutama kepada anak tunggal korban.

"Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur menitipkan semua proses administrasi dan lain-lainnya, akan kami lakukan pendampingan terhadap anak yang satu, anak tunggalnya. Kami pesankan kepada suami, ibunda dan ananda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pendampingan, baik proses administrasi maupun psikososial," ujar Nahdiana.

Kondisi KRL Commuter Line yang kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. Metrotvnews.com/Antonio. 

Nurlaela sehari-hari rutin menggunakan moda transportasi KRL untuk berangkat maupun pulang bekerja. Almarhumah dikenal sebagai pribadi pekerja keras dan pendiam. Tiga bulan lalu, Nurlaela baru menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Negeri Jakarta.

"Dia pekerja yang ulet, enggak banyak bicara, benar-benar kerja orangnya. Dia baru lulus S2 tiga bulan lalu di UNJ," kata paman korban Mulyadi.

Nurlaela meninggalkan seorang anak yang kini duduk di bangku kelas enam sekolah dasar. Almarhumah dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga, tak jauh dari rumah duka.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)