Wakil Ketua KPK Alexander Marwata/Medcom.id/Candra
KPK Tak Mau Tanggapi Keinginan Megawati
Fachri Audhia Hafiez • 8 July 2024 16:28
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata tak mau menanggapi permintaan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. Presiden ke-5 itu meminta penyidik kasus Harun Masiku, AKBP Rossa Purbo Bekti, berkomunikasi.
"Saya tidak akan menjawab terkait persoalan itu," kata Alex di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Senin, 8 Juli 2024.
Megawati ingin bertemu Rossa. Karena, Rossa menyita ponsel Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat diperiksa KPK.
"Saya berani kalau umpamanya suruh datang ke sini Rossa, suruh datang ngadepin aku," kata Megawati dalam acara di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Jumat 5 Juli 2024.
| Baca: Penyidik KPK Rossa Purbo Dinilai Tak Perlu Takut Berkomunikasi dengan Megawati |
Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menilai permintaan Megawati wajar dan sah saja. Namun, hal itu mesti mendapat persetujuan pimpinan KPK.
"Bahwa pernyataan Megawati agar AKBP Rossa bertemu dengan dirinya harus dianggap sebagai permintaan dari tokoh bangsa, mantan presiden RI. Sehingga tidak perlu KPK takut bertemu karena anggapan conflict of interest jabatannya selalu Ketum Partai, namun cermin transparansi dan akuntabilitas," kata mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap kepada Medcom.id.