Kebersihan KRL Bikin Kaget Railfans Jepang, Ini Rahasianya

Proses pembersihan KRL. Dok KAI.

Kebersihan KRL Bikin Kaget Railfans Jepang, Ini Rahasianya

28 September 2026 14:19

Jakarta: Aktivitas petugas yang membersihkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line saat masih beroperasi menarik perhatian seorang railfans asal Jepang. Dia terkejut melihat kebersihan rangkaian tetap dijaga meski kereta sedang melayani penumpang.

Pengamatan railfans tersebut dibagikan melalui akun X dengan nama @Osaki_e231. Dia mengaku terkejut karena pembersihan KRL tidak hanya dilakukan ketika kereta tiba di stasiun akhir, tetapi juga saat rangkaian masih beroperasi.

“Jadi inikah alasan mengapa kamu merawatnya begitu rapi dan indah. Bukan hanya di stasiun akhir, tapi juga saat sedang berjalan, pembersihan dilakukan dan aku terkejut,” tulis @Osaki_e231, dikutip Senin, 28 September 2026.

Unggahan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah netizen Indonesia. Salah satunya, @ryanissary, menjelaskan bahwa kebersihan KRL dijaga untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang sekaligus mempertahankan kondisi kereta.

"Perusahaan (KAI) selalu menjaga kebersihannya demi kenyamanan para penumpang. Juga untuk mempertahankannya dalam kondisi baik selama mungkin," balas akun tersebut.

Pengguna tersebut juga menjelaskan bahwa sejumlah KRL yang beroperasi di Indonesia berasal dari Jepang. Dia menyebut rangkaian yang terlihat dalam unggahan tersebut kemungkinan berasal dari model Toei Tokyo Metro 7000 yang banyak melayani wilayah Jabodetabek.

"Foto Anda adalah KRL Commuter yang diimpor dari Jepang, mungkin Toei Tokyo Metro 7000. Kami memiliki banyak model itu yang melayani wilayah Jabodetabek," tambahnya.

Di sisi lain, warganet Indonesia @amdthr mempertanyakan apakah layanan kebersihan serupa juga dilakukan pada kereta yang beroperasi di Jepang. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh pengguna X lainnya, @KougaInuyama.

Dia menjelaskan bahwa pembersihan rutin memang dilakukan di area garasi dan tempat sejenisnya. Namun, pembersihan ketika kereta masih membawa penumpang atau berada di stasiun tujuan akhir disebut lebih terbatas.

“Di garasi dan sejenisnya mungkin dilakukan secara rutin, tapi saat berjalan dengan penumpang atau di stasiun tujuan akhir, hanya sebagian kereta cepat atau kelas atas (seperti gerbong kelas satu dan sebagainya) yang melakukan pembersihan sederhana saja, ya,” tulis @KougaInuyama.

Menurutnya, kondisi kereta di Jepang juga jarang sampai membutuhkan pembersihan ketika rangkaian sedang beroperasi. "Lagipula di Jepang, kondisi di dalam kereta jarang sekali kotor sampai-sampai butuh pembersihan seperti itu," lanjutnya.

Proses pembersihan KRL. Dok KAI.

Rahasia Kebersihan KRL di Indonesia

Berbeda dengan kebiasaan yang dijelaskan railfans Jepang tersebut, pembersihan KRL di Indonesia memang dilakukan secara rutin, termasuk ketika rangkaian masih berada di area stabling. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjelaskan kegiatan tersebut menjadi bagian dari perawatan KRL untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan penumpang.

Pencucian dilakukan setiap hari saat rangkaian stabling di jalur parkir pada malam hari. Prosesnya mencakup bagian luar dan dalam kereta sebelum KRL kembali digunakan untuk melayani penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, mengatakan rata-rata 880 kereta dicuci setiap hari. Proses tersebut melibatkan 13 hingga 14 tenaga profesional dalam setiap tim, menyesuaikan jumlah kereta dalam satu rangkaian.

"Pencucian sarana KRL ini dilakukan pada Depo KRL dan Stabling Commuter Line yang ada di stasiun-stasiun. Dengan menjaga kebersihan sarana KRL, KAI Commuter berusaha memberikan kenyamanan para penggunanya dalam melakukan perjalanan menggunakan Commuter Line KRL," jelas Joni dalam pernyataan resmi, dikutip Senin, 28 September 2026.

Pencucian harian berlangsung sekitar 45 menit untuk satu rangkaian dan dilakukan di Depo Depok, Depo Bogor, Depo Bukit Duri, serta delapan lokasi stabling. Lokasi tersebut mencakup Stasiun Bekasi, Cikarang, Parung Panjang, Serpong, Rangkasbitung, Tanah Abang, Jakarta Kota, dan Tangerang.

Selain pencucian harian, KAI Commuter melakukan pest control setiap pekan serta pencucian besar setiap bulan. Pencucian besar berlangsung sekitar tiga hingga empat jam dan mencakup pemolesan lantai menggunakan mesin.

Perawatan juga mencakup pencucian bogie setiap bulan dan salonisasi setiap tahun untuk membersihkan serta memoles bagian dalam dan luar kereta. Setelah proses selesai, petugas melakukan pemeriksaan menggunakan checklist sebelum KRL kembali digunakan.

KAI Commuter juga memastikan air dan bahan pembersih yang digunakan memenuhi standar kebersihan serta aman bagi lingkungan. Joni mengatakan perawatan tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan penumpang, sekaligus memastikan kondisi KRL tetap terawat.

"Dengan komitmen peningkatan layanan dalam hal kebersihan sarana KRL ini, KAI Commuter selalu ingin lebih baik dalam melayani para penggunanya," tutur Joni.

(Angel Rinella)

(Arga Sumantri)