Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. Antara.
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penanganan Karhutla
Tasya Nadya • 12 October 2026 17:13
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait di Istana Presiden, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026. Ratas ini guna membahas percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Ya ini hari ini membahas tentang Karhutla. Karena beliau sangat serius sekali tentang penanganan karhutla ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman kepada wartawan di Istana Presiden, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.
Baca Juga :
Dudung menyampaikan, rapat tersebut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni secara langsung. Sementara jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengikuti secara daring.
Fokus utama pembahasan mencakup penanganan Karhutla di sejumlah wilayah terdampak parah, seperti Sumatra Selatan, Kalimantan, dan Riau. Luasnya lahan gambut di wilayah-wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Selain itu, rapat membahas dampak sebaran asap yang mulai dirasakan hingga ke negara-negara tetangga. Meski ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait telah diterjunkan ke titik api, Dudung menyebut luasnya wilayah gambut membutuhkan penanganan khusus dan terarah dari Kepala Negara.
.jpeg)
Penanganan karhutla. Foto: Dok. Manggala Agni.
“Ya memang dampaknya kan ke negara-negara tetangga. Makanya beliau sangat concern sekali. Karena memang banyak lahan-lahan gambut sih ya yang sulit untuk dipadamkan,” ujar Dudung.
Sebagai Ketua Pengarah Penanganan Karhutla, Dudung memaparkan capaian serta kendala penanganan di lapangan secara berkala kepada Presiden. “Apa yang sudah ditangani, berapa persentase yang sudah dilaksanakan. Kemudian langkah-langkah konkret yang nanti akan kita lakukan, mana yang menjadi prioritas,” jelas Dudung.