Ilustrasi. Foto: Dok MI
Rupiah Naik 20 Poin ke Rp16.977 per USD
Eko nordiansyah • 17 March 2026 09:18
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini mengalami penguatan. Rupiah naik saat dolar AS mengalami tekanan.
Mengutip data Bloomberg, Senin, 16 Maret 2026, rupiah berada di level Rp16.977 per USD. Mata uang Garuda tersebut menguat 20 poin atau setara 0,12 persen dari Rp16.997 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp16.985 per USD. Rupiah terpantau masih bergerak datar.
.jpeg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Rupiah akan fluktuatif cenderung melemah
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan bahwa rupiah akan bergerak fluktuatif dan cenderung ditutup melemah hari ini. Mata uang Garuda akan bergerak pada level Rp16.990 hingga Rp17.050 per dolar AS pada perdagangan terakhir sebelum libur panjang.Ibrahim menjelaskan pelemahan rupiah disebabkan oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, khususnya di Selat Hormuz. Ia menambahkan, pasukan marinir Amerika Serikat telah mendekati Selat Hormuz untuk melakukan serangan darat, sementara Iran memberikan serangan balasan.
"Ini mengindikasikan bahwa Iran masih sanggup untuk melakukan perlawanan," kata Ibrahim.
Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan bahwa The Fed akan kembali mengadakan pertemuan untuk membahas suku bunga pada minggu depan. Kenaikan harga minyak mentah yang telah melampaui USUSD100 per barel berpotensi berdampak pada inflasi.
Ibrahim memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga, bahkan berpotensi menaikkannya, mengingat kondisi yang ada. Kenaikan harga minyak mentah juga berdampak pada defisit anggaran dari sisi internal.
Menurutnya, defisit anggaran kemungkinan besar akan terus terjadi karena kenaikan harga minyak yang sudah di atas USD92 per barel. Bahkan, ia menyebut, beberapa pengamat mengatakan bahwa defisit anggaran tetap harus dijaga di tiga persen.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com