Bangunan yang sempat jadi tempat pengasuhan 11 bayi di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Warga Sleman Ungkap Aktivitas Pengasuhan 11 Bayi di Daycare Ilegal
Ahmad Mustaqim • 15 May 2026 20:15
Sleman: Warga di lingkungan di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengungkapkan fakta aktivitas pengasuhan bayi di sebuah rumah yang diduga berkaitan dengan praktik daycare ilegal. Menurut mereka, pengasuhan bayi selama di lokasi tersebut cukup baik.
"Bayi yang ditaruh di sini sebenarnya baik adanya. Di sini dirawat baik layaknya anaknya sendiri, warga juga welcome. Kami mau ke situ dan ajak anak itu tidak masalah. Jadi bukan berarti bayi itu diperlakukan tidak baik, tapi memang layak diperlakukan baik mungkin karena enggak ada izin." kata seorang warga yang hanya diperkenankan menyebut identitas inisial F, Jumat, 15 Mei 2026.
Ia mengatakan tidak ada aktivitas janggal selama bayi-bayi tersebut diasuh di lokasi itu. Sebanyak 11 bayi tersebut dirawat dengan baik seperti bayi pada umumnya, mulai dari dimandikan, diganti pakaiannya, diberi susu, hingga pampers yang rutin diganti oleh pengasuh. Terdapat bidan yang turut memantau kondisi para bayi tersebut.
"Dia (bidan) enggak keluar karena harus ngurus bayinya. Kadang keluar ke warung, belanja, biasa dengan warga. Aktivitasnya normal, nggak ada yang mencurigakan atau tidak baik," ucapnya.
F mengungkapkan keberadaan 11 bayi di lokasi itu hanya ditemani para pengasuh. Sementara, para orang tua bayi biasanya menjenguk secara berpasangan dalam periode tertentu.
"Kita (warga) sering main ke situ. Kalau memang anak waktunya ganti pempers kita juga membantu," ungkap dia.
Ia mengaku tidak hafal nama-nama bayi tersebut. Setiap bayi diberi tanda pada pakaian yang dikenakan untuk menunjukkan identitasnya. Ia hanya mengingat usia para bayi, yakni sekitar dua bulan, enam bulan, hingga ada yang berusia satu tahun.
F menyatakan rasa prihatin secara kemanusiaan setelah para bayi dievakuasi dan sebagian dirawat di rumah sakit. Ia berharap penanganan peristiwa tersebut dapat mengutamakan aspek kemanusiaan.
"Boleh ditindak, cuma harus bijak dalam melihat persoalan ini karena tidak ada niatan tidak baik, jadi niatnya membantu merawat daripada dibuang atau diaborsi, mending dirawat. Mungkin perlu diluruskan, soal perizinan atau apanya," ucapnya.

Bangunan yang sempat jadi tempat pengasuhan 11 bayi di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Keberadaan 11 bayi yang dirawat di sebuah rumah di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ramai menjadi perbincangan pada 8 Mei 2026. Sebanyak tiga bayi diketahui membutuhkan penanganan medis serius dan setelah dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Sleman.
Sementara, pemerintah setempat menyatakan tengah menyiapkan evaluasi serta langkah lanjutan terkait peristiwa tersebut. Di sisi lain, polisi juga masih mendalami kasus ini, termasuk dugaan penelantaran dan kemungkinan adanya pelanggaran hukum lainnya.