Ilustrasi virus. Foto: Medcom.id.
Warga Diajak Hidup Bersih Cegah Penyebaran Hantavirus
Anggi Tondi Martaon • 12 May 2026 14:35
Jakarta: Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kepulauan Seribu mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari. Perilaku tersebut dinilai untuk mencegah penyebaran Hantavirus.
“Langkah ini perlu dilakukan secara maksimal karena penyakit zoonosis ini menjadi perhatian serius, karena ditularkan melalui tikus yang kerap ditemukan di lingkungan sekitar manusia,” kata Kepala Sudinkes Kepulauan Seribu dr. Ghamal Ahmad Pramana, dikutip dari Antara, Selasa, 12 Mei 2026.
Dia mengatakan Hantavirus menular ke manusia, terutama melalui jalur pernapasan (inhalasi), yaitu saat seseorang menghirup aerosol yang terkontaminasi oleh urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi. Infeksi juga dapat terjadi melalui kontak langsung pada kulit yang terluka atau melalui gigitan tikus.
Menurut Ghamal, virus tersebut secara umum dapat memicu dua kondisi medis yang tergolong berat. Yakni, tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang ditandai dengan demam, batuk, sesak napas, hingga penumpukan cairan di paru-paru.
Ghamal menjelaskan masyarakat dapat melakukan beberapa langkah pencegahan di lingkungan rumah untuk memutus rantai penularan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dan menutup lubang yang kerap menjadi akses masuk tikus.
Kemudian, menyimpan bahan makanan dalam wadah tertutup rapat dan tahan tikus, serta menghindari kontak langsung dengan rodensia serta menggunakan perangkap apabila diperlukan.
.jpeg)
Ilustrasi virus. Foto: Medcom.id.
Ghamal mengungkapkan Sudinkes Kepulauan Seribu telah melakukan langkah preventif berupa pemantauan dan verifikasi tren kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta pneumonia sebagai bagian dari sistem kewaspadaan dini terhadap Hantavirus tipe HPS.
Masyarakat diharapkan segera melakukan deteksi dini apabila mengalami beberapa gejala awal Hantavirus dengan mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Sehingga, penanganan medis dapat segera dilakukan.
“Kami juga melakukan penguatan promosi kesehatan dan penerapan PHBS yang terus digalakkan dengan melibatkan puskesmas, rumah sakit, serta organisasi lintas sektor terkait untuk mengedukasi masyarakat," ungkap Ghamal.