Israel Kembali Serang Lebanon Selatan, Total Korban Tewas Sejak Maret Tembus 2.869

Asap dari serangan Israel di Lebanon. (Anadolu Agency)

Israel Kembali Serang Lebanon Selatan, Total Korban Tewas Sejak Maret Tembus 2.869

Willy Haryono • 12 May 2026 08:07

Beirut: Serangan udara Israel kembali menghantam wilayah Lebanon selatan pada Senin, dengan rudal dilaporkan mengenai kawasan permukiman di kota Jarjouaa dan memicu kepulan asap di sejumlah titik.

Rekaman video dari lokasi menunjukkan momen rudal menghantam area permukiman, sementara tim penyelamat terlihat bergegas menuju lokasi setelah ledakan terjadi.

Media lokal Lebanon melaporkan militer Israel melancarkan dua gelombang serangan udara yang menghancurkan sebuah rumah di Jarjouaa.

Pada hari yang sama, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan jumlah korban tewas sejak pecahnya konflik pada 2 Maret hingga 11 Mei telah mencapai 2.869 orang, sementara 8.730 lainnya mengalami luka-luka.

Sehari sebelumnya, Minggu 10 Mei, militer Israel mengeluarkan peringatan kepada warga Deir ez-Zahrani, Jarjouaa, dan Jezzine.

“Karena organisasi Hizbullah melanggar perjanjian gencatan senjata, IDF terpaksa bertindak tegas terhadapnya. IDF tidak berniat menyakiti Anda,” ujar pernyataan militer Israel, seperti dikutip dari Viory, Selasa, 12 Mei 2026.

Militer Israel juga disebut menetapkan apa yang disebut sebagai “Yellow Line” di Lebanon selatan untuk mencegah warga kembali ke wilayah yang berada di bawah kontrol mereka.

Langkah tersebut disebut sebagai perluasan taktik yang sebelumnya diterapkan di Jalur Gaza, yakni dengan menetapkan area tertentu sebagai wilayah kontrol militer dalam kerangka gencatan senjata dan melarang warga sipil memasukinya.

Israel juga meminta warga di sekitar 80 kota di Lebanon selatan untuk tidak kembali ke rumah mereka dengan alasan operasi militer masih berlangsung guna menghadapi aktivitas yang disebut sebagai terorisme.

Menurut laporan media lokal, Israel berupaya membentuk “zona keamanan” di wilayah Lebanon yang membentang dari perbatasan hingga Sungai Litani, atau sekitar 10 persen dari total wilayah Lebanon.

Baca juga: Hizbullah Luncurkan 24 Serangan Balasan ke Posisi Militer Israel di Lebanon

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)