Harga Emas Hari Ini Naik ke USD4.103, Investor Nantikan Keputusan The Fed

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Harga Emas Hari Ini Naik ke USD4.103, Investor Nantikan Keputusan The Fed

Eko Nordiansyah • 27 July 2026 10:05

Chicago: Harga emas dunia (XAU/USD) menguat untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan sesi Asia, Senin, 27 Juli 2026. Logam mulia tersebut diperdagangkan di kisaran USD4.103 per troy ons.

Dikutip dari FXStreet, kenaikan harga emas didorong penurunan tajam harga minyak yang meredakan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi dan potensi kenaikan suku bunga. Sentimen tersebut muncul setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran menghentikan aksi militer selama akhir pekan.

Perhatian investor kini beralih pada agenda ekonomi global yang padat sepanjang pekan ini. Pelaku pasar menantikan keputusan kebijakan moneter sejumlah bank sentral utama, termasuk Federal Reserve (The Fed), Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ), serta rilis data inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Sejumlah indikator penting yang akan dirilis meliputi produk domestik bruto (PDB) AS, inflasi inti Personal Consumption Expenditures (PCE) AS, serta indeks harga konsumen (IHK) dari Zona Euro dan Australia. Data-data tersebut diperkirakan akan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga global.


(Ilustrasi. Foto: Dok Bappebti)

Ketegangan AS-Iran mulai mereda

Sentimen pasar turut membaik setelah AS menghentikan kampanye militernya terhadap Iran pada Jumat malam. Di sisi lain, Teheran juga menahan serangan balasan terhadap sekutu-sekutu Washington di Timur Tengah selama dua malam berturut-turut.

Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mike Waltz mengatakan, meskipun militer AS tetap berada dalam status siaga penuh, Presiden Donald Trump masih membuka ruang bagi penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Reuters juga melaporkan seorang pejabat senior Iran menyatakan kebijakan Teheran tetap berpegang pada prinsip "serangan dibalas serangan". Artinya, selama serangan AS dihentikan, Iran juga akan menangguhkan operasi militernya.

(Eko Nordiansyah)