Pasar Asia Ambruk Tertekan Penurunan Saham AI

Indeks Kospi Korea Selatan. Foto: Xinhua/Jun Hyosang.

Pasar Asia Ambruk Tertekan Penurunan Saham AI

Husen Miftahudin • 8 June 2026 09:22

Singapura: Pasar Asia anjlok pada perdagangan Senin karena investor mengerem laju kenaikan pesat saham kecerdasan buatan (AI), sementara serangan Israel di Beirut mendorong harga minyak dan dolar AS naik.

Mengutip Investing.com, Senin, 8 Juni 2026, indeks Kospi Korea Selatan yang didominasi saham chip mengalami penurunan tajam hingga lebih dari 6,8 persen dan sempat memicu penghentian sementara selama 20 menit. Indeks acuan ini turun sekitar 14 persen dari rekor tertinggi pekan lalu.

Sementara, indeks Nikkei Jepang turun sebesar 3,4 persen pada perdagangan awal, meskipun indeks berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 AS mencoba untuk pulih setelah aksi jual tajam pada perdagangan Jumat lalu.

Nasdaq turun 4,2 persen pada perdagangan Jumat setelah laporan pekerjaan yang menggembirakan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Kepala Investasi di Lucerne Asset Management Singapura Marc Velan mengatakan langkah ini lebih terlihat seperti penyesuaian posisi dan pelonggaran momentum daripada penilaian ulang terhadap prospek jangka panjang AI.

"Saham-saham teknologi Korea termasuk yang berkinerja terbaik secara global dan banyak dimiliki investor, jadi ketika ekspektasi suku bunga bergeser setelah laporan lapangan kerja, saham-saham tersebut menjadi sumber likuiditas alami," tutur dia.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi Treasury dua tahun naik lebih dari 11 basis poin pada perdagangan Jumat dan naik 1,6 bps pada perdagangan Senin menjadi 4,1782 persen. "Narasi AI menggerakkan segalanya mulai goyah minggu lalu," kata Kepala Strategi Pasar Makro di BNY Bob Savage.
 

Baca juga: Kontrak Berjangka Saham AS Melejit setelah Eskalasi Iran-Israel Meningkat


(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
 

Fokus IPO SpaceX dan Anthropic


Savage menambahkan, jeda ini menjadi pertanyaan apakah sehat dalam reli ekuitas sembilan minggu atau puncaknya tetap menjadi pertanyaan kunci.

"Fokus IPO pada SpaceX dan Anthropic adalah bagian dari jeda tersebut, apakah untuk memberi ruang bagi kapitalisasi pasar baru atau untuk memikirkan kembali nilai?" tutur dia.

Pekan depan akan diwarnai oleh pencatatan saham raksasa SpaceX , yang diperkirakan akan ditetapkan harganya pada Kamis dan diperdagangkan pada Jumat, tetapi juga akan fokus pada inflasi dengan data harga konsumen AS yang akan dirilis pada Rabu dan pertemuan bank sentral di Kanada dan Eropa.

Debut SpaceX diperkirakan akan diikuti oleh IPO besar lainnya dalam beberapa bulan mendatang dari Anthropic dan OpenAI, yang mengumpulkan begitu banyak uang sehingga para pialang khawatir hal itu dapat menguras aset lainnya.

(Husen Miftahudin)