Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Arbida.
Pramono Sebut Polemik JPO Senen Hanya Masalah Komunikasi
Arbida Nila Hastika • 5 June 2026 18:26
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan akar masalah dari operasional Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senen yang banyak dikeluhkan masyarakat beberapa waktu lalu. Pramono menyebut polemik itu muncul karena ada miskomunikasi administratif.
“Jadi betul-betul masalah komunikasi saja,” ujar Pramono di sela-sela kunjungan ke Puskesmas Matraman, Jakarta Timur, Jumat, 5 Juni 2026.
Pramono mengatakan renovasi JPO ini merupakan kontribusi Kementerian PU dengan pihak Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut senada keterangan dari Kementerian PU.
“Memang untuk halte Senen ini pada waktu renovasi dilakukan menjadi Jaga Jakarta, itu ada kontribusi dari pemerintah pusat melalui PUPR. Jadi ini masalah administrasi saja,” ucap Pramono.

Kondisi JPO Senen usai direnovasi. Dok. Instagram Dinas Bina Marga DKI Jakarta
Baca Juga:
Marak 'Rayap Besi' di JPO, Pramono Minta Pelaku Dihukum |
Pramono mengatakan JPO Senen telah beroperasi penuh setelah direnovasi akibat terdampak kerusakan pasca aksi demonstrasi pada 2025. Dia berharap JPO ini bisa memberikan dampak baik bagi masyarakat.
“Tetapi sekarang saya sudah memerintahkan untuk mulai dari kemarin untuk dioperasionalkan secara menyeluruh dan sudah beroperasi, mudah-mudahan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Pramono.
Dengan dibukanya kembali seluruh akses JPO Senen, warga tidak perlu lagi memutar jauh atau menyeberang di area yang membahayakan. Fasilitas ini diharapkan dapat kembali mengurai kepadatan pejalan kaki dan memastikan keamanan pergerakan masyarakat di Jakarta Pusat.