Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI di Gedung Nusantara. Foto: TV Parlemen/BPMI Setpres
Lacak Aset Koruptor dan Pengusaha Nakal, Presiden Bakal Pakai Radar Satelit Militer
Gabriella Thesa Widiari • 20 May 2026 13:09
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memberi peringatan keras kepada para pejabat dan pengusaha untuk tidak main-main dengan hukum.
Pemerintah bakal memanfaatkan teknologi militer paling canggih untuk memburu hasil korupsi serta penipuan lahan.
"Jangan mengira sekarang kau jadi bupati, jadi gubernur kita tidak bisa monitor dari sini. Sekarang teknologi sudah hebat, cepat kita akan tahu kalau ada penyimpangan," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian KEM-PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Dia mengaku sedih masih mendapati banyak pejabat yang korupsi. Menurutnya, kecurangan-kecurangan itu sekarang sangat mudah dia ketahui dengan bantuan teknologi.
Misalnya, memanfaatkan radar penembus tanah yang bisa digunakan untuk mendeteksi gudang senjata bawah tanah. Dengan teknologi militer itu, dia bakal mencari bunker-bunker milik korupter yang menyimpan curian aset negara.
"Kalau sekarang ada pejabat yang masih korupsi, cepat ketahuan," kata Prabowo.
Selain itu, dia juga akan memanfaatkan satelit untuk memotret perkebunan besar secara mendetail. Hal ini untuk mencegah manipulasi pajak dan izin lahan.
"Sekarang sudah ada satelit, enggak usah cek fisik, kita bisa foto. Tiap pohon kita bisa foto, pohon per pohon bisa kita foto, jadi kau mau nipu bagaimana kita akan ketemu penipuan kau," pungkas Prabowo.