Gumpalan asap hitam dari lokasi serangan AS-Israel di Iran. (Anadolu)
AS-Israel Bahas Opsi Serangan Baru terhadap Infrastruktur Iran
Willy Haryono • 3 May 2026 17:27
Tel Aviv: Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Eyal Zamir dilaporkan meningkatkan komunikasi intensif dengan Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Brad Cooper terkait kemungkinan eskalasi militer baru terhadap Iran.
Menurut laporan media Israel, pembahasan kedua pihak mencakup berbagai skenario aksi militer jika ketegangan kembali meningkat.
Infrastruktur strategis Iran, termasuk jaringan energi, jalan raya, fasilitas industri, serta cadangan minyak dan gas, disebut berpotensi menjadi target apabila operasi militer dilanjutkan.
Di tengah perkembangan tersebut, militer Israel juga meningkatkan kesiapan pertahanan nasional dan mempertahankan status kewaspadaan tinggi.
Dikutip dari Antara, Minggu, 3 Mei 2026, laporan itu menyebut Washington tengah mempertimbangkan opsi serangan terbatas guna meningkatkan tekanan terhadap Tehran dalam negosiasi program nuklir.
Namun, hingga kini belum ada keputusan final terkait waktu maupun bentuk tindakan militer lanjutan. Koordinasi AS-Israel juga mencakup pemantauan terhadap upaya Iran memulihkan fasilitas-fasilitas penting yang terdampak konflik sebelumnya.
Konflik besar antara kedua pihak dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.
Tehran kemudian melakukan serangan balasan terhadap sekutu AS di kawasan Teluk dan menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata dua pekan diumumkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun perundingan lanjutan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen.
Presiden Donald Trump selanjutnya memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa menetapkan tenggat waktu baru. Situasi ini membuat kawasan tetap berada dalam kondisi rapuh dengan risiko eskalasi militer yang masih tinggi.
Baca juga: Iran Minta Blokade AS dan Perang Dihentikan Sebelum Bahas Isu Nuklir