Trump Sebut akan Segera Mulai Serangan Darat di Venezuela

Presiden AS Donald Trump, 17 November 2025. (EFE/EPA/WILL OLIVER/POOL)

Trump Sebut akan Segera Mulai Serangan Darat di Venezuela

Riza Aslam Khaeron • 28 November 2025 15:39

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan segera memulai aksi di darat terhadap jaringan yang ia sebut sebagai pengedar narkoba asal Venezuela.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah panggilan di hari Thanksgiving dengan para prajurit AS, setelah beberapa pekan terakhir militer AS digerakkan untuk menghantam kapal-kapal yang diduga terlibat perdagangan narkotika.

"Dalam beberapa pekan terakhir, kalian telah bekerja untuk mencegah para pengedar narkoba Venezuela, yang jumlahnya banyak. Tentu saja, tidak banyak lagi yang datang melalui laut.""
ujar Trump kepada para prajurit dalam panggilan hari Thanksgiving dari Palm Beach, Florida, dikutip dari CNN, 27 November 2025.

Trump kemudian menegaskan bahwa operasi yang selama ini berfokus pada jalur laut akan diperluas ke wilayah darat Venezuela. Ia menyebut jalur darat justru lebih mudah dijangkau dan menegaskan rencana itu akan dimulai dalam waktu dekat.

"Kalian mungkin memperhatikan bahwa orang-orang tidak lagi ingin mengirim melalui laut, dan kami akan mulai menghentikan mereka melalui darat juga. Jalur darat lebih mudah, dan itu akan dimulai segera." ucap Trump.

Dalam kesempatan yang sama, Trump kembali menggambarkan narkoba sebagai “racun” yang dikirim ke Amerika Serikat, dan memperingatkan para pelaku agar menghentikan aktivitasnya.

"Kami memperingatkan mereka: Hentikan mengirim racun ke negara kami," kata Trump

Melansir CNN, pernyataan Trump itu datang setelah serangkaian pengarahan tertutup level tinggi dan unjuk kekuatan militer AS di kawasan sekitar Venezuela pada awal November.

Media tersebut melaporkan bahwa militer AS telah mengerahkan lebih dari selusin kapal perang dan sekitar 15.000 personel sebagai bagian dari operasi yang oleh Pentagon diberi nama "Operation Southern Spear".
 

Baca Juga:
Maduro Tegaskan Venezuela Tetap Kuat dan Tak Bisa Dikalahkan AS

Dalam operasi maritim yang diklaim untuk memerangi perdagangan narkotika itu, militer AS disebut telah menewaskan lebih dari 80 orang dalam serangan terhadap kapal-kapal yang dicurigai terlibat penyelundupan.

Pada pekan yang sama, Trump menetapkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan sejumlah sekutu pemerintahannya sebagai anggota organisasi teroris asing. Istilah yang digunakan adalah "Cartel de los Soles", sebuah frasa yang oleh para pakar dipandang lebih menggambarkan pejabat pemerintah yang diduga korup ketimbang sebuah kelompok kejahatan terorganisasi yang terstruktur.

Penetapan "Cartel de los Soles" sebagai organisasi teroris asing dinilai memberi kewenangan tambahan bagi Trump untuk menjatuhkan sanksi baru yang menyasar aset dan infrastruktur yang dikaitkan dengan Maduro.

Namun para ahli hukum yang dikutip CNN menekankan bahwa langkah itu tidak serta-merta memberikan otorisasi eksplisit untuk penggunaan kekuatan mematikan, termasuk serangan militer langsung.

Di sisi lain, CNN mengungkap bahwa pejabat pemerintahan Trump sebelumnya menyampaikan penjelasan berbeda kepada anggota Kongres dalam sebuah sesi tertutup.

Menurut laporan itu, pejabat-pejabat tersebut mengatakan bahwa pemerintah AS tidak berencana melancarkan serangan ke dalam wilayah Venezuela dan, untuk saat ini, tidak memiliki dasar hukum yang kuat untuk menyerang target-target di darat.

Dalam sesi tersebut, para anggota legislatif diberi tahu bahwa opini hukum yang disusun oleh Office of Legal Counsel (OLC) di Departemen Kehakiman AS — yang digunakan untuk membenarkan serangan terhadap kapal-kapal yang dicurigai melakukan penyelundupan narkoba — tidak dapat dijadikan dasar untuk menyerang wilayah Venezuela atau teritori lain di darat.

Meski demikian, salah satu sumber yang dikutip CNN menyebut para pejabat tidak sepenuhnya menutup kemungkinan adanya langkah-langkah lanjutan di masa depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
Viral!, 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(Arga Sumantri)