Ilustrasi banjir. Foto: Dok. Antara.
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penanganan Banjir di Palmerah
Fachri Audhia Hafiez • 30 June 2026 23:41
Jakarta: Komisi D DPRD DKI Jakarta menggandeng lembaga pendidikan STIE IGI, SMKS Teladan, dan Yayasan Golden Nusantara untuk mempercepat penanganan banjir di wilayah Palmerah, Jakarta Barat. Langkah kolaboratif ini dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap program Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dalam menuntaskan persoalan banjir dan mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah.
"Penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan seperti STIE IGI, serta Yayasan Golden Nusantara agar solusi yang dihasilkan benar-benar berdampak dan berkelanjutan bagi warga Palmerah," ujar Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Husein, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta, dikutip Selasa, 30 Juni 2026.
Baca Juga :
Dalam forum yang membahas titik banjir di RW 04 Kemanggisan tersebut, berbagai pihak menyepakati perlunya tindakan taktis di lapangan. Berdasarkan hasil survei bersama, prioritas utama yang akan dilakukan adalah normalisasi saluran drainase serta pembangunan bak kontrol guna mempermudah proses pemeliharaan berkala.
Ketua STIE IGI Almaraja Limbong menegaskan kesiapan institusinya untuk terjun langsung menyukseskan program mitigasi bencana tersebut. Menurutnya, masalah lingkungan sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab kolektif.
“Kami menyambut baik kegiatan koordinasi ini dan siap mendukung program pemerintah dalam penanganan banjir. Persoalan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Almaraja.
Wakil Ketua Bidang Akademik STIE IGI Desi Ratnasari menambahkan bahwa kontribusi kampus tidak akan terbatas pada ruang kuliah saja, melainkan mencakup aksi nyata bagi pemulihan lingkungan sekitar.
“STIE IGI tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan. Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk mendukung upaya pengurangan risiko banjir di Palmerah,” tegas Desi.

Rapat Koordinasi (Rakor) terkait banjir di Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta. Foto: Dok. Istimewa.
Sementara itu, pihak Kecamatan Palmerah menyambut baik kepedulian dari unsur akademisi dan yayasan. Pemerintah setempat menilai pemecahan masalah banjir di kawasan padat penduduk memerlukan keterlibatan aktif semua elemen melalui musyawarah.
Rakor ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan STIE IGI, kepala sekolah SMKS Teladan, perwakilan RT 01 dan RT 04, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait seperti Lurah Kemanggisan, Kepala Satpol PP, dan Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA).