Kerusakan akibat guncangan gempa bumi di Venezuela. (Anadolu Agency)
3 Negara Diguncang Gempa, Puan Dorong Perlindungan WNI Dioptimalkan
Fachri Audhia Hafiez • 28 June 2026 22:39
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan simpati atas gempa bumi berkekuatan besar yang melanda Venezuela, Jepang, dan California, Amerika Serikat, dalam waktu berdekatan. Ia mendorong pemerintah untuk bergerak cepat dalam memastikan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di tiga negara terdampak tersebut.
“Termasuk terus memantau keadaan seluruh WNI di wilayah terdampak, pembentukan pusat informasi terpadu bagi keluarga di Indonesia, kesiapan bantuan logistik dan layanan psikososial jika dibutuhkan,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu, 28 Juni 2026.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam rangkaian bencana global tersebut. Namun, Puan menegaskan bahwa protokol perlindungan darurat berbasis teknologi harus segera dioptimalkan oleh perwakilan Indonesia di luar negeri.
Dia mengingatkan bahwa perlindungan warga negara adalah amanat konstitusi yang tidak boleh diabaikan. Berangkat dari rentetan gempa dunia ini, ia juga meminta pemerintah dan masyarakat domestik untuk memperkuat mitigasi internal mengingat Indonesia berada di kawasan rawan bencana serupa.
“Masyarakat Indonesia perlu terus mengasah kesiapsiagaan mandiri dan cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa, mulai dari memahami teknik berlindung di bawah furnitur kokoh saat guncangan terjadi, sampai evakuasi bila ada ancaman tsunami. Indonesia harus selalu siaga bencana. Mitigasi harus terus dilakukan, dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujar Puan.

Regu penyelamat berupaya mencari korban selamat akibat gempa yang melanda Venezuela. (The New York Times)
Tiga gempa bumi berkekuatan besar dilaporkan menghantam ketiga negara tersebut dalam kurun waktu kurang dari 24 jam sejak Rabu sore, 24 Juni 2026, hingga Kamis pagi, 25 Juni 2026. Venezuela menjadi wilayah terdampak paling parah setelah diguncang gempa kembar (doublet earthquake) berkekuatan Magnitudo (M) 7,5 yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur serius di ibu kota Caracas, serta menelan korban jiwa sebanyak 235 orang dan 1.520 warga luka-luka.
Sementara itu, California Utara diguncang gempa dangkal M5,6 yang tercatat sebagai yang terkuat sejak 1990. Di saat hampir bersamaan, gempa kuat M7,2 juga menghentak wilayah timur laut Jepang. Meski tidak ada laporan korban jiwa dari California dan Jepang, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka.