Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai. Foto: Xinhua/Du Penghui.
Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Makin Turun
Husen Miftahudin • 27 May 2026 11:04
Houston: Harga minyak dunia turun pada perdagangan awal Asia Rabu karena negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berlanjut, meskipun ada laporan tentang serangan AS terhadap target di Iran Selatan.
Mengutip Investing.com, Rabu, 27 Mei 2026, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka sebagai standar penetapan harga minyak di AS untuk pengiriman Juli, turun 0,5 persen menjadi USD89,95 per barel.
| Baca juga: Harga Minyak Dunia Ambruk Lagi, Harga BBM di Indonesia Bakal Ikut Turun? |
AS-Iran lanjutkan negosiasi
Laporan media menunjukkan meskipun terjadi serangan baru, gencatan senjata AS-Iran tetap berlaku. Kedua negara juga terlihat melanjutkan negosiasi tidak langsung mengenai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang.
Sejumlah laporan dan komentar terbaru dari para pembuat kebijakan AS menunjukkan kesepakatan dengan Iran sudah dekat. Namun, harapan akan kesepakatan tersebut meredup akibat saling tembak antarnegara pada awal pekan ini.
Laporan media Iran menyebutkan negara itu telah menembaki sebuah pesawat tak berawak AS dan sebuah jet tempur setelah militer AS mengatakan telah melakukan serangan terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal penebar ranjau di Iran Selatan.
Teheran mengecam serangan tersebut dan memperingatkan akan melakukan pembalasan jika AS melanggar gencatan senjata. Militer AS mengklaim serangan itu bersifat "defensif," dan gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku.
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan harga minyak. Foto: dok ICDX)
Kesepakatan Hormuz jadi fokus perhatian
Laporan awal pekan ini menyebutkan AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk mengakhiri perang mereka. Kesepakatan tersebut akan memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz.
Kesepakatan itu juga akan membuat Iran memasuki negosiasi mengenai aktivitas nuklirnya. Teheran sejauh ini sebagian besar menolak tuntutan AS untuk melepaskan persediaan uranium yang diperkaya.