Pemkab Garut Sediakan Bus Gratis untuk Arus Balik Lebaran 2026

Ilustrasi mudik. Foto: Dok MI

Pemkab Garut Sediakan Bus Gratis untuk Arus Balik Lebaran 2026

Lukman Diah Sari • 10 March 2026 12:09

Garut: Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiapkan bus gratis untuk 240 warga Garut yang hendak kembali ke kota besar saat arus balik Lebaran 2026. Hal itu sebagai wujud pelayanan pemerintah meringankan beban ekonomi masyarakat dan mengurangi kemacetan.

"Pemerintah Kabupaten Garut akan melaksanakan kegiatan arus balik tanggal 28 (Maret) itu untuk 240 orang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi di Garut, Senin, 9 Maret 2026, melansir Antara.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi. (ANTARA/Feri Purnama)

Ia mengungkapkan, program layanan bus gratis untuk masyarakat saat arus balik itu baru pertama kali diselenggarakan Pemkab Garut. Pemerintah daerah, kata dia, menyediakan bus gratis dengan daerah tujuan yakni Jakarta, Bekasi, dan Bogor lantaran banyaknya perantau asal Garut.

"Ada beberapa pilihan, pilihan tujuan pertama Bekasi, Jakarta, dan Bogor, nanti masyarakat bisa milih, masyarakat bisa mengisi link, karena link-nya terbatas," ungkap dia.

Budi menyampaikan, jadwal pemberangkatan pelayanan bus gratis saat arus balik digelar 28 Maret 2026, dengan titik pemberangkatan di Terminal Tipe A Guntur Garut sebanyak enam bus. Jumlah pendaftar layanan bus gratis itu, kata dia, hingga kini mencapai 180 orang.

"Jika sudah terpenuhi kuotanya 240 maka secara otomatis pendaftaran ditutup," ucap dia.

Budi menerangkan program layanan bus gratis itu bertujuan untuk mengurangi kemacetan di jalan utama menuju kota besar dan meminimalisasi risiko lainnya bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan arus balik. Selain mengurangi kemacetan, kata dia, pemerintah ingin membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

"Arus balik dapat membantu kepulangan warga Garut ke tempat bekerja atau ke tempat aktivitasnya, dan membantu warga Garut yang kemungkinan menghabiskan uang di kampung halamannya," jelas Budi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)