Polisi memasang police line di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (26/2/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Gianyar
Potongan Tubuh Manusia di Pantai Ketewel Bali Dikirim ke Labfor Polri untuk Uji DNA
Lukman Diah Sari • 4 March 2026 16:09
Denpasar: Polda Bali mengirimkan sampel tubuh manusia berupa tulang yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, ke Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk dilakukan uji DNA (Asam Deoksiribonukleat). Ada enam potongan tubuh manusia yang telah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Polda Bali menerima sekitar enam sampel tulang dari potongan mayat yang ditemukan di Ketewel beberapa waktu lalu. Sampel tersebut kami kirim ke Jakarta dan melaporkan ke Bareskrim Polri untuk dilakukan pengecekan DNA,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy di Denpasar, Rabu, 4 Maret 2026, melansir Antara .

Kabid Humas Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy. ANTARA/Rolandus Nampu
Dia menerangkan bahwa sampel tersebut dikirim untuk memastikan kecocokan dengan keluarga korban warga negara asing (WNA) dalam kasus dugaan penculikan. Pemeriksaan DNA terhadap sampel tulang dilakukan di Laboratorium Forensik Mabes Polri karena memiliki teknologi yang memadai untuk menguji jaringan tulang.
"Karena jaringan tubuh dari potongan mayat ini sudah rusak, sehingga tidak bisa kita amankan untuk sampel DNA-nya. Alternatifnya adalah jaringan di tulang yang itu teknologinya di Puslabfor Bareskrim Polri," ujar Ariasandy.
Ariasandy menambahkan, hasil uji DNA tersebut diperkirakan dapat diketahui dalam beberapa hari ke depan. Setelah hasil uji DNA diterima, kata dia, penyidik akan membandingkannya dengan sejumlah sampel DNA yang telah diamankan dari beberapa titik tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, perbandingan juga akan dilakukan dengan sampel DNA milik ibu WNA diduga korban penculikan yang sebelumnya telah diperoleh penyidik sebagai bahan pembanding. Menurut dia, pemeriksaan DNA ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk memastikan identitas potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel.
"Hasilnya kita tunggu dalam beberapa hari ke depan," kata dia.
Penemuan potongan tubuh manusia tersebut diduga terkait dengan peristiwa penculikan seorang WNA Ukraina Ihor Komarav, 28. Ihor Komarav dilaporkan hilang pada Minggu, 15 Februari 2026, diduga diculik oleh orang tak dikenal.
Menurut keterangan pelapor, saat itu korban dan rekan-rekannya hendak latihan mengendarai motor di medan tanjakan di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. Korban yang saat itu dibonceng oleh salah satu rekannya berada di posisi paling belakang.
Namun, dalam perjalanan itu, Ihor dan satu rekannya diserang oleh orang tak dikenal. Rekan yang satu motor dengan Ihor, kemudian berhasil melarikan diri dan melaporkan kepada teman-temannya yang ada di depan bahwa Ihor telah diculik oleh orang tak dikenal.
Setelah kejadian itu, teman korban pun melaporkan kejadian itu kepada Polsek Kuta Selatan. Tak berselang lama, sebuah video yang disiarkan secara langsung oleh korban Ihor, diketahui sedang berada di sebuah vila dan meminta sejumlah uang tebusan kepada keluarganya.
Polisi pun melakukan penyelidikan terhadap tempat di mana korban mengambil video tersebut dan hasil tes DNA bercak darah di tempat itu dengan darah yang ada di mobil yang diduga digunakan oleh para tersangka memiliki identik.