Kereta api jarak jauh. Foto: ANTARA/HO-PT KAI Daop 1 Jakarta.
Mau ke Jogja? Ini Pilihan Jadwal KA Tambahan dari Stasiun Gambir
Fachri Audhia Hafiez • 13 April 2026 23:24
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menambah frekuensi perjalanan kereta api relasi Gambir–Yogyakarta untuk periode 17-30 April 2026. Penambahan ini menyediakan dua pilihan waktu keberangkatan, yakni pagi dan sore hari, guna memenuhi tingginya permintaan masyarakat pada rute-rute populer menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Upaya ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat pada rute-rute favorit dari Jakarta menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa," ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 13 April 2026.
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan 17.15 WIB. Tarif yang ditawarkan dibanderol mulai dari Rp590 ribu pada hari kerja dan Rp640 ribu saat akhir pekan. Selain itu, KAI juga mengoperasikan KA Batavia relasi Gambir–Solo Balapan yang berangkat pukul 09.35 WIB.
"Kami terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang andal dengan berbagai pilihan jadwal dan tarif yang kompetitif," kata Franoto.
.jpg)
Kereta api jarak jauh. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.
Pilihan Rute Lain dan Dukungan Pola Kerja Fleksibel
Tak hanya rute Yogyakarta dan Solo, Daop 1 Jakarta tetap mengoperasikan KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap dengan dua jadwal, yakni pukul 07.00 WIB dan 13.25 WIB. Sementara untuk jarak menengah, tersedia KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung khusus hari Kamis hingga Minggu dengan tarif kelas eksekutif mulai dari Rp150 ribu.
Franoto menjelaskan bahwa peningkatan layanan ini bertujuan untuk menarik minat masyarakat beralih ke transportasi umum yang lebih efisien dan bebas macet. Kebijakan ini juga dirancang untuk mendukung tren masyarakat yang kini menerapkan pola kerja fleksibel atau Work From Home (WFH).
"Peningkatan layanan ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk beralih ke moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas macet," ucap Franoto.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com