Dubes RI Pastikan 329 WNI Terdata di Iran Aman Pascaserangan AS dan Israel

Asap dari serangan AS dan Israel di Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. (Anadolu Agency)

Dubes RI Pastikan 329 WNI Terdata di Iran Aman Pascaserangan AS dan Israel

Willy Haryono • 28 February 2026 18:40

Teheran: Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran merangkap Turkmenistan, Rolliansyah Soemirat, memastikan warga negara Indonesia (WNI) di Iran dalam kondisi aman setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel yang terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026.

“Sejauh ini seluruh simpul WNI yang kami hubungi di berbagai kota di Iran menyampaikan bahwa mereka tidak mengalami atau merasakan adanya ancaman langsung,” kata Dubes Rolliansyah yang akrab disapa Roy dalam pernyataan kepada media.

Ia mengatakan KBRI Teheran saat ini memprioritaskan komunikasi dua arah dengan seluruh WNI di Iran guna memastikan kondisi mereka dan memberikan perlindungan yang diperlukan.

Menurut Dubes Roy, tercatat sedikitnya 329 WNI telah melapor dan terdaftar secara resmi di KBRI Teheran.

“Konsentrasi KBRI Teheran saat ini adalah terus melakukan komunikasi dua arah dengan seluruh warga negara Indonesia yang ada di Iran, di seluruh kota,” ujarnya.

Meski situasi WNI dilaporkan aman, KBRI tetap mengimbau seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pengamanan bagi diri sendiri dan keluarga.

KBRI Teheran juga terus melakukan penilaian situasi keamanan dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri di Jakarta.

Dubes Roy menambahkan bahwa perkembangan terbaru akan disampaikan secara berkala melalui Kementerian Luar Negeri, khususnya melalui juru bicara kementerian tersebut.

Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Iran setelah serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel yang memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Baca juga:  Indonesia Tawarkan Mediasi Konflik usai Serangan AS-Israel ke Iran

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)