Ilustrasi. Foto: dok Cermati.
Ini Kelompok Desil yang Dapat Subsidi Saldo Rekening Rp50 Ribu
Husen Miftahudin • 15 October 2026 19:18
Jakarta: Pemerintah tengah mencocokkan data calon penerima program penyediaan rekening bank secara massal. Program ini memprioritaskan masyarakat dalam kelompok desil 1-4 untuk memperoleh subsidi saldo awal rekening sebesar Rp50 ribu per orang.
Pencocokan data lintas kementerian dan lembaga (K/L) dilakukan untuk mengidentifikasi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan sekaligus memastikan subsidi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tepat sasaran.
Asisten Deputi Peningkatan Inklusi Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Erdiriyo mengatakan pendataan dilakukan secara bertahap dengan menyasar sejumlah kelompok masyarakat, antara lain pelajar berusia 17 tahun ke atas, siswa madrasah, santri pesantren, perempuan, serta pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).
"Karena saldo awal ini menggunakan uang rakyat, pakai APBN, maka yang berhak untuk mendapatkan subsidi saldo awal itu adalah di segmen 1-4 desilnya. Nah, oleh karena itu kami sedang melakukan overlay di data," ujar Erdiriyo dalam konferensi pers Financial Health Pathways Forum di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 15 Oktober 2026.
Untuk kelompok pelajar, pemerintah mencocokkan data Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi pelajar berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.
Sementara itu, pendataan kelompok perempuan dilakukan melalui pencocokan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Pemerintah mengidentifikasi tiga kelompok utama, yakni peserta keluarga berencana (KB), perempuan kepala keluarga, serta perempuan yang menjadi orang tua tunggal (single parent). Selain itu, pendataan juga menyasar pelaku UMK, termasuk melalui pencocokan data anggota koperasi.
Siswa madrasah dan santri pesantren didata
Pendataan calon penerima dari lingkungan pendidikan Kementerian Agama mencakup siswa madrasah dan santri pesantren dengan mempertimbangkan jenjang pendidikan. Erdiriyo mengatakan pemerintah masih menyisir data dari kedua kelompok tersebut untuk mengidentifikasi calon penerima yang memenuhi persyaratan.
"Kementerian Agama ini ada dua kelompok. Ada kelompok sekolah madrasah, ada yang kelompok pesantren. Nah, di pesantren ini juga ada tingkat-tingkatannya. Nah, ini kita sedang menyisir semua," kata Erdiriyo.
Ia menegaskan subsidi saldo awal diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria, terutama kelompok desil 1-4, mengingat sumber pembiayaannya berasal dari anggaran negara.
(Ilustrasi. Foto: desakarangsari.gunungkidulkab.go.id)
47,5 juta penduduk belum punya rekening
Erdiriyo mencatat sekitar 47,5 juta penduduk Indonesia belum memiliki rekening bank. Pendataan calon penerima dilakukan secara bertahap untuk mendukung perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
"Ini bertahap. Sekarang yang belum punya akun (rekening) itu sekitar 47,5 juta (penduduk)," jelas dia.
Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp3,8 triliun untuk mendukung program penyediaan rekening secara massal melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kepemilikan rekening bank bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat inklusi dan literasi keuangan nasional.
Meski demikian, pemerintah masih melakukan pencocokan data untuk memastikan calon penerima memenuhi persyaratan sebelum subsidi saldo awal disalurkan.