Tanah di Bantul Mengeluarkan Asap, Ini Penjelasan BPBD

Asap yang menguar di lahan warga Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. (metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Tanah di Bantul Mengeluarkan Asap, Ini Penjelasan BPBD

Ahmad Mustaqim • 23 October 2026 10:09

Bantul: Asap menguar dan bau menyengat dari tanah milik warga Dusun Muntuk RT 01, Kelurahan Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bara yang menjadi sumber asap tersebut belum pasti diketahui penyebabnya hingga membuat warga cemas. Tanah mengeluarkan asap tersebut juga sempat viral di media sosial dalam beberapa hari. 

Samsiyah, seorang warga di sekitar lokasi, mengungkapkan mengetahui kondisi itu saat menyapu di sekitar lokasi. Ia terkaget saat melihat asap keluar asap. Saat mencoba menyiram, siraman air justru membuat asap tidak menjadi padam. 

"Setelah sumber asap saya siram kok malah tambah banyak, gak padam-padam," ujarnya pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Samsiyah menyebut sumber asap tampak seperti bara api ketika dilihat pada malam hari. Asap tersebut, kata dia, disertai bau sangit sehingga membuatkan merasa khawatir selama sekitar sepekan terakhir. 

"Jadi kalau malam itu kelihatan seperti bara arang begitu," kata dia. 

Samsiyah menyebut lokasi itu pernah menjadi tempat pembuangan sampah sekitar tiga tahun. Namun, kata dia, sudah tidak lagi digunakan dan tidak ada aktivitas pembakaran di titik itu. 

Lokasi kemunculan asap disertai bau itu didatangi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul. Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Peralatan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi, BPBD Kabupaten Bantul, Antoni Hutagaol mengatakan hasil pengecekan di lokasi menunjukkan titik kemunculan asap ada pada tepat tempat pembuangan sampah yang berisi beragam material, termasuk plastik dan botol.

Dia menduga asap itu bersumber mengarah pada pembakaran sampah dan bukan kemunculan sumber energi dari dalam tanah. "Nah, itu kalau terjadi api itu memang ada kemungkinan ada yang nggak sadar mungkin membakar gitu," ujar Antoni.

Asap yang menguar di lahan warga Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. (metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Ia menyatakan jajarannya masih perlu memastikan sumber kemunculan api. Selain diperkuat warga menyebut pernah jadi tempat pembuangan sampah, kata dia, juga didukung kondisi cuaca panas musim kemarau. 

Selain itu, Antoni juga mengungkapkan adanya septic tank di sekitar lokasi meskipun belum dipastikan hal itu menjadi pengaruh. 

"Jadi paling bagus ini kami pantau dulu berapa hari ke depan, masih ada asap apa tidak. Kalau ada asap itu segera dilapor karena kemungkinan masih ada aktivitas lagi kalau ada ada kebul lagi nanti,” ucap Antoni.

(Lukman Diah Sari)