Jakarta Financial Festival (FinFest) 2026. Foto: Dok. Istimewa.
Optimalisasi Literasi Keuangan Diyakini Bikin Masyarakat Lebih Bijak
M Sholahadhin Azhar • 28 October 2026 21:58
Jakarta: Optimalisasi literasi dan inklusi keuangan dinilai menjadi kunci utama agar masyarakat semakin bijak dalam mengelola keuangan. Sekaligus dalam mengambil keputusan finansial.
"Kami meyakini bahwa literasi keuangan yang baik akan mendorong masyarakat mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, sedangkan inklusi keuangan yang berkualitas dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas," ujar Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta, Agus H. Widodo, dikutip melalui keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2026.
Hal tersebut disampaikan Agus menyusul suksesnya penyelenggaraan Jakarta Financial Festival (FinFest) 2026. Acara tersebut berhasil menarik ribuan pengunjung serta menghimpun dana miliaran rupiah.
FinFest 2026 yang diselenggarakan pada 23–24 Oktober 2026 di Blok M Square, Jakarta Selatan, merupakan kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, Perumda Pasar Jaya, FKIJK DKI Jakarta, serta pelaku industri jasa keuangan. Kegiatan ini sukses menarik lebih dari 7.500 pengunjung, memfasilitasi pembukaan lebih dari 1.000 rekening baru, dan menghimpun dana masyarakat lebih dari Rp5 miliar.
Dalam ajang tersebut, Bank Jakarta memborong dua penghargaan sekaligus melalui kategori Booth Teredukatif dan Booth Teratraktif berkat kampanye #JakartaSehatFinansial. Inisiatif ini memadukan edukasi keuangan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar pelaku UMKM, pedagang pasar, hingga generasi muda.
.jpeg)
Jakarta Financial Festival (FinFest) 2026. Foto: Dok. Istimewa.
Selain edukasi, Bank Jakarta memperkenalkan layanan perbankan digital funding dan lending, promosi deposito online, serta fasilitas pembukaan rekening langsung di lokasi acara. Agus menegaskan, pihaknya terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan program literasi yang berkelanjutan.
"Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung Jakarta menuju kota global dengan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan," kata Agus.