Apel pemeriksaan personel dan sarana SAR di Markas Komando Batalyon A, B, C, dan D Pelopor serta Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya, Selasa (13/10/2026). ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Brimob Polda Metro Siagakan Personel dan Alat SAR Antisipasi Bencana
Anggi Tondi Martaon • 13 October 2026 18:41
Jakarta: Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Metro Jaya menyiagakan personel serta peralatan pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana, khususnya banjir pada musim hujan.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan, kesiapan personel dan peralatan sangat diperlukan. Sehingga, pertolongan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan cepat dan aman saat terjadi bencana.
“Setiap personel harus memahami penggunaan peralatan, bergerak cepat sesuai prosedur, serta mengutamakan keselamatan diri dan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Henik Maryanto dikutip dari Antara, Selasa, 13 Oktober 2026.
Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel pemeriksaan personel dan sarana SAR di Markas Komando Batalyon A, B, C, dan D Pelopor serta Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya, pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Dalam apel tersebut, personel memeriksa berbagai perlengkapan SAR. Di antaranya, perahu karet, mesin tempel, rompi pelampung, helm, tandu, tali penyelamat dan kendaraan operasional.
Selain pemeriksaan peralatan, personel diingatkan untuk terus meningkatkan kemampuan SAR, merawat kendaraan operasional, serta melaporkan pergerakan tim secara berjenjang saat menuju lokasi bencana.
"Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi," ungkap Henik.

Aparat kepolisian membantu penanganan banjir. Foto: Istimewa.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Terutama di wilayah rawan genangan dan banjir.
Budi juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan serta mematuhi arahan petugas apabila terjadi keadaan darurat.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca, terutama di wilayah yang rawan genangan dan banjir. Perhatikan keselamatan keluarga, hindari lokasi yang berisiko, dan segera hubungi petugas apabila membutuhkan pertolongan,” kata Budi.