Eks penyidik KPK Yudi Purnomo/Medcom.id/Kautsar
Kinerja Dewas KPK 2019-2024 Dinilai Buruk
Vania Liu • 16 September 2024 22:49
Jakarta: Masa kerja Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) periode 2019-2024 hampir berakhir. Kinerja mereka disorot.
“Bagi saya, kinerja mereka cukup mengecewakan ya dari awal periode,” tutur Eks Penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, kepada Medcom.id, Senin 16 September 2024.
Penilaian Yudi, Dewas KPK periode ini mengantongi angka 67 dari 100. Yudi mengatakan dirinya kecewa dengan kinerja mereka.
Kekecewaan Yudi bukan tanpa alasan. Sebab, Dewas KPK kerap memberi sanksi ringan pada pelaku pelanggaran etik.
| Baca: Dewas KPK Diminta Prioritaskan Penegakan Etik |
Yudi memerinci contohnya, yakni dugaan gratifikasi fasilitas helikopter yang diterima oleh Ketua KPK, Firli Bahuri. Kemudian, hukuman yang diterima Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli terkait kasus Walikota Tanjung Balai.
Dewas bertugas untuk mengawasi dan mengontrol pelaksanaan tugas dan wewenang KPK. Sehingga, dapat mengurangi adanya penyalahgunaan wewenang.
Dewas KPK ditunjuk dan diagkat langsung oleh presiden. Pengumuman daftar nama calon Dewas KPK periode 2024-2029 telah diumumkan oleh Panitia Seleksi (pansel) KPK pada 11 September 2024.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com