Antisipasi Hantavirus, Pengawasan Pintu Masuk Negara Mesti Diperketat

Ilustrasi pengawasan masuknya virus berbahaya. Foto: Dok. Antara.

Antisipasi Hantavirus, Pengawasan Pintu Masuk Negara Mesti Diperketat

Fachri Audhia Hafiez • 8 May 2026 22:33

Jakarta: Langkah preventif guna mencegah masuknya Hantavirus ke Indonesia dinilai perlu diambil. Termasuk, memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk negara.

“Pengawasan ketat di pintu-pintu masuk wilayah Indonesia harus dilakukan. Baik di bandara dan pelabuhan, bahkan pelabuhan di jalur-jalur tikus. Ini sebagai langkah pencegahan,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini melalui keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.
 


Ia meminta tidak meremehkan potensi penyebaran virus ini meski saat ini kasusnya masih terlokalisir di luar wilayah Indonesia. Teranyar, wabah Hantavirus ditemukan di kapal pesiar mewah MV Hondius di Argentina yang telah mengakibatkan sejumlah korban jiwa.

Selain penguatan pintu masuk, Yahya mendorong agar seluruh fasilitas kesehatan segera dibekali Standar Operasional Prosedur (SOP) dan infrastruktur yang memadai. Termasuk ketersediaan tes PCR di tingkat pusat maupun daerah. 

Menurutnya, tenaga kesehatan harus dibekali pemahaman komprehensif mengenai prosedur penanganan Hantavirus guna mengantisipasi skenario terburuk.

“Harus ada penguatan di semua fasilitas kesehatan. Baik dari infrastruktur, maupun tenaga kesehatan yang harus sudah memahami prosedur penanganan Hantavirus,” jelas Yahya.


Ilustrasi. Foto: Dok. Medcom.id.

Hantavirus menular dari hewan pengerat ke manusia melalui udara yang terkontaminasi kotoran tikus, dengan tingkat fatalitas yang cukup tinggi. Mengingat bahayanya, Yahya menekankan bahwa edukasi publik dan pola hidup bersih harus kembali digencarkan.

“Bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, tapi sekali lagi, pencegahan lebih baik. Pemerintah harus masif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penyakit Hantavirus dan bahayanya bagi manusia,” ucap Yahya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)