Asap dari serangan Israel di Lebanon. (Anadolu Agency)
Serangan Drone Israel di Lebanon Tewaskan 17 Orang, Termasuk Anak-Anak
Willy Haryono • 10 May 2026 11:06
Beirut: Sedikitnya 17 orang tewas, termasuk seorang pria dan putrinya yang berusia 12 tahun, dalam rangkaian serangan udara dan drone Israel di Lebanon sepanjang Sabtu.
Dikutip dari The Telegraph Online, Minggu, 10 Mei 2026, tiga serangan drone Israel terhadap kendaraan di selatan Beirut dilaporkan menewaskan empat orang. Sementara itu, serangan udara di sejumlah wilayah Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 13 orang lainnya.
Insiden ini menandai eskalasi terbaru sejak gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon mulai berlaku pada 17 April lalu. Meski demikian, kedua pihak dilaporkan masih terus saling melancarkan serangan hampir setiap hari.
Pada Rabu malam, angkatan udara Israel juga menyerang pinggiran selatan Beirut. Israel mengklaim serangan tersebut menewaskan seorang pejabat senior militer Hizbullah.
Menurut National News Agency (NNA), dua serangan drone terjadi di jalan raya yang menghubungkan Beirut dan kota Sidon. Serangan ketiga di wilayah Chouf menewaskan tiga orang. Seorang jurnalis di lokasi juga melaporkan ditemukannya jenazah di jalan raya Saadiyat.
Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan serangan udara Israel di desa Saksakiyeh menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk seorang anak, dan melukai 15 lainnya. Otoritas kesehatan menegaskan jumlah korban tersebut masih bersifat sementara.
Perang Drone
Serangan lain di desa Bourj Rahhal dilaporkan menewaskan tiga orang, sementara satu korban jiwa lainnya dilaporkan dalam serangan di Maifadoun.Di kota Nabatiyeh, tiga serangan drone Israel menewaskan seorang pria warga negara Suriah dan putrinya yang berusia 12 tahun saat keduanya mengendarai sepeda motor.
Menurut laporan, setelah serangan pertama, sang ayah dan anak sempat mencoba melarikan diri. Namun, mereka kembali menjadi sasaran serangan berikutnya.
Ayah tersebut tewas di lokasi, sementara putrinya yang terluka sempat menjauh sekitar 100 meter sebelum terkena serangan drone susulan dan meninggal dunia di rumah sakit.
“Kementerian Kesehatan Publik mengecam penargetan biadab dan kekerasan yang disengaja terhadap warga sipil serta anak-anak di Lebanon. Serangan ini merupakan rangkaian pelanggaran berat terhadap Hukum Humaniter Internasional,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Lebanon.
Militer Israel mengklaim Hizbullah meluncurkan drone peledak ke wilayah Israel dekat perbatasan Lebanon yang melukai tiga tentaranya. Israel juga menuduh Hizbullah menyerang kendaraan militer Israel di wilayah Lebanon menggunakan drone, meski tanpa korban jiwa.
Sementara itu, Hizbullah mengklaim telah melancarkan sejumlah serangan di Lebanon dan menembakkan drone ke pos militer Israel di kota Misgav Am.
Konflik Israel-Hizbullah
Konflik terbaru antara Israel dan Hizbullah pecah pada 2 Maret lalu setelah Hizbullah menembakkan roket ke wilayah utara Israel menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran.Sejak itu, Israel melancarkan ratusan serangan udara dan operasi darat di Lebanon selatan serta menduduki sejumlah kota di wilayah perbatasan.
Di tengah konflik tersebut, Lebanon dan Israel sempat menggelar pembicaraan langsung pertama dalam tiga dekade terakhir. Putaran negosiasi berikutnya dijadwalkan berlangsung di Washington selama dua hari mulai Kamis mendatang.
Gencatan senjata selama 10 hari yang diumumkan di Washington mulai berlaku pada 17 April sebelum diperpanjang selama tiga minggu.
Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam bertemu Presiden interim Suriah Ahmad al-Sharaa di Damaskus pada Sabtu untuk membahas hubungan bilateral dan kerja sama keamanan di tengah konflik kawasan.
Sebelum kembali ke Lebanon, Salam menegaskan negaranya tidak akan lagi digunakan untuk merugikan negara-negara Arab lain, khususnya Suriah. Pernyataan itu merujuk pada keterlibatan Hizbullah dalam perang saudara Suriah sejak 2011 untuk mendukung pemerintahan keluarga Assad yang runtuh pada Desember 2024. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Hizbullah Klaim Luncurkan 13 Serangan terhadap Pasukan Israel di Lebanon Selatan