Trump dan Netanyahu Sepakat Bertemu di AS di Tengah Ketegangan soal Iran

Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu. (Anadolu Agency)

Trump dan Netanyahu Sepakat Bertemu di AS di Tengah Ketegangan soal Iran

Willy Haryono • 4 July 2026 08:58

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat menggelar pertemuan di Amerika Serikat dalam waktu dekat setelah melakukan pembicaraan melalui telepon pada Jumat kemarin.

Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan Netanyahu menghubungi Trump untuk menyampaikan ucapan selamat menjelang Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang diperingati pada Sabtu, 4 Juli 2026, bertepatan dengan perayaan 250 tahun berdirinya negara tersebut.

Dalam percakapan itu, seperti dilansir dari TRT World, Netanyahu menyebut Amerika Serikat sebagai "penjamin kebebasan dunia" dan menegaskan Israel sangat menghargai hubungan erat kedua negara.

Menurut pernyataan tersebut, kedua pemimpin sepakat mengadakan pertemuan di Amerika Serikat dalam waktu dekat. Namun, hingga kini belum ada tanggal resmi yang diumumkan.

Penyiar publik Israel, Kan, melaporkan pertemuan itu diperkirakan berlangsung di Gedung Putih. Laporan yang sama juga menyebut Presiden Lebanon Joseph Aoun diperkirakan mengunjungi Washington pada periode yang hampir bersamaan.

Kan melaporkan Presiden Trump berupaya mempertemukan Netanyahu dan Aoun. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat maupun Lebanon mengenai rencana tersebut.

Rencana pertemuan Netanyahu dan Trump muncul di tengah ketegangan dalam hubungan Washington dan Tel Aviv terkait kerangka perjanjian perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang dicapai bulan lalu.

Sejumlah laporan media menyebut kesepakatan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pemerintah Israel.

Trump sebelumnya juga sempat mengkritik sikap Netanyahu, terutama terkait kebijakan Israel terhadap Lebanon. Sejumlah media melaporkan hubungan kedua pemimpin mengalami peningkatan ketegangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga:  Trump Klaim Denuklirisasi Iran Berjalan Baik via Jalur Diplomasi di Qatar

(Willy Haryono)