#OnThisDay 6 Juni, Hari Lahir Proklamator dan Presiden Pertama Indonesia

Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Foto: Arsip Nasional

#OnThisDay 6 Juni, Hari Lahir Proklamator dan Presiden Pertama Indonesia

Silvana Febiari • 6 June 2026 10:46

Jakarta: Setiap tanggal 6 Juni, bangsa Indonesia memperingati hari lahir Ir. Soekarno atau yang lebih dikenal dengan sapaan Bung Karno, sosok penting dalam sejarah berdirinya Republik Indonesia. Ia lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 6 Juni 1901 dan wafat di Jakarta pada 21 Juni 1970. 

Bung Karno dikenal sebagai negarawan, orator ulung, serta Presiden pertama Republik Indonesia yang menjabat sejak 1945 hingga 1967. Ia menjabat sebagai presiden setelah memproklamasikan kemerdekaan Indonesia bersama wakilnya, Mohammad Hatta.

 

Masa Kecil dan Pendidikan Bung Karno

Melansir Pusat Studi Arsip Statis Kepresidenan, Soekarno tumbuh dalam lingkungan yang membentuk karakter dan pemikirannya sejak kecil. Ia menempuh pendidikan di HBS (Hoogere Burger School) di Surabaya dan kemudian melanjutkan ke THS (Technische Hoogeschool) di Bandung, yang kini dikenal sebagai ITB. 

Di tempat inilah ia meraih gelar insinyur (Ir.) pada tahun 1926. Masa mudanya juga dipengaruhi oleh H.O.S. Tjokroaminoto, tokoh pergerakan nasional yang menjadi tempatnya menimba ilmu dan pengalaman.

Awal Perjuangan dan Lahirnya PNI

Soekarno mulai aktif dalam perjuangan politik dengan mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada 4 Juli 1927. Melalui gagasan Marhaenisme, ia memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.

Aktivitas politik ini membuatnya beberapa kali ditangkap dan diasingkan, termasuk ke Sukamiskin, Ende di Flores, dan Bengkulu. Namun, berbagai tekanan tersebut tidak menghentikan langkah perjuangannya.


Soekarno. (Dokumentasi/ Pusat Studi Arsip Statis Kepresidenan)

Perumusan Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan

Gagasan besar Soekarno tentang dasar negara disampaikan dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945, yang kemudian dikenal sebagai lahirnya Pancasila. Bersama Mohammad Hatta, ia kemudian memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. 

Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, dalam sidang PPKI, Soekarno resmi diangkat sebagai Presiden pertama Republik Indonesia. Pengangkatan ini menandai dimulainya kepemimpinan Soekarno dalam memimpin negara yang baru merdeka.

Kiprah Internasional dan Konferensi Asia Afrika

Selain perjuangan di dalam negeri, Bung Karno juga berperan besar di kancah internasional. Ia menggagas Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955, yang kemudian menjadi cikal bakal Gerakan Non Blok. 

Konferensi ini memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi dunia. Konferensi tersebut juga digelar untuk memperjuangkan solidaritas di antara negara-negara berkembang.

Akhir Perjalanan Hidup Bung Karno

Setelah melalui perjalanan panjang dalam sejarah bangsa, Soekarno menghadapi masa sulit pada 1965 yang berdampak pada kondisi politik nasional. Kesehatannya terus menurun hingga akhirnya wafat pada 21 Juni 1970 di RSPAD Jakarta. 

Ia dimakamkan di Blitar, Jawa Timur, dekat makam ibunya. Atas jasa-jasanya, Soekarno dianugerahi gelar Pahlawan Proklamasi dan dikenang sebagai salah satu tokoh terbesar dalam sejarah Indonesia.

(Silvana Febiari)