Puluhan warga tetap bertahan di lokasi pengungsian. Foto: Metro TV/Cony Brilliana.
Banjir Kebon Pala, Ratusan Warga Masih Bertahan di Pengungsian
Cony Brilliana • 25 January 2026 16:15
Jakarta: Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, sempat terendam banjir hingga Minggu, 25 Januari 2026. Ketinggian air yang mencapai 50 hingga 70 sentimeter memaksa puluhan warga tetap bertahan di lokasi pengungsian akibat kombinasi hujan lokal dan kiriman air dari hulu Bogor.
“Sekarang mereka mungkin sudah kering. Jadi sebagian mereka pulang ke rumah. Cuma yang ini memang masih tergenang. Nah, ini dia rumah mereka yang masih tergenang itu. Jadi sekarang masih ada 13 Kartu Keluarga. Jadi ada 65 jiwa,” ungkap petugas sukarela masyarakat, Yuliana Slano, di lokasi pengungsian, Minggu, 25 Januari 2026.
Yuliana menjelaskan, meski sebagian genangan mulai menyusut, data terakhir mencatat masih ada warga yang menempati ruang kelas di SDN 01 dan SDN 02 Kampung Melayu. Hingga saat ini, kebutuhan logistik berupa makanan siap saji dari Kementerian Sosial dan PMI telah disalurkan secara rutin tiga kali sehari.
Selain bantuan pangan, pemeriksaan kesehatan bagi para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti balita dan lansia, terus diperketat. Tim medis dari Puskesmas setempat dikerahkan untuk melakukan pemantauan langsung guna mencegah penyebaran penyakit pascabanjir.
“Kalau buat obat-obatan, puskesmas, alhamdulillah. Jadi setiap dari puskesmas turun ke lapangan buat survei kalau ada yang sakit. Jadi langsung didatangi dokter,” tambah Yuliana.

Puluhan warga tetap bertahan di lokasi pengungsian. Foto: Metro TV/Cony Brilliana.
Kawasan Kebon Pala merupakan salah satu titik rawan yang bersinggungan langsung dengan bantaran Kali Ciliwung. Debit air sungai yang meningkat drastis sejak Kamis lalu membuat permukiman padat penduduk ini sulit surut dengan cepat.
Petugas gabungan dan relawan kini masih bersiaga di lapangan mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat intensitas hujan di wilayah hulu yang masih fluktuatif.