Unggahan terbaru akun Instagram @pesareangunungkawi tentang Juru Kunci.
Pengelola Gunung Kawi Minta Peziarah Waspada Oknum Juru Kunci Gadungan
Daviq Umar Al Faruq • 21 July 2026 13:05
Malang: Di balik ramainya aktivitas ziarah di Pesarean Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ternyata tidak semua orang yang mengaku sebagai juru kunci benar-benar memiliki kewenangan. Pengelola Pesarean Gunung Kawi menegaskan hanya ada dua juru kunci resmi yang bertugas mendampingi kegiatan ziarah di kawasan makam.
Penjelasan tersebut disampaikan melalui unggahan terbaru akun Instagram @pesareangunungkawi sebagai upaya meluruskan informasi yang selama ini berkembang di kalangan peziarah. Pengelola juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengatasnamakan juru kunci di luar area resmi pesarean.
"Juru Kunci Pesarean Gunung Kawi hanya bertugas di dalam area Pendopo Pesarean dan dapat ditemui setelah membuat janji dengan Kantor Komunikasi kami di 0877-5568-4239 (Ibu Tya)," tulis @pesareangunungkawi dalam keterangannya.
Dua Juru Kunci Resmi Pesarean Gunung Kawi
Pengelola menjelaskan, saat ini hanya terdapat dua juru kunci resmi di Pesarean Gunung Kawi. Keduanya adalah HR Tjandra Jana Soepodojono dan R Nanang Yuwono Hadiprojo yang bertugas menjaga, merawat, serta mendampingi kegiatan ziarah di area makam.
"Bertemu Juru Kunci hanya bisa dilakukan secara resmi dan terbatas di lingkungan makam sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada Juru Kunci yang menawarkan jasa di luar area makam," tulis @pesareangunungkawi.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan pula bahwa istilah "kuncen" dan "juru kunci" memiliki makna yang sama. Namun, penyebutan "kuncen" lebih umum digunakan di wilayah Jawa Barat, sedangkan di Kabupaten Malang digunakan istilah "juru kunci".
Meski sebagian pengunjung masih menyebut "kuncen", pengelola tetap mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum yang mengaku memiliki kewenangan di Pesarean Gunung Kawi. Imbauan itu disampaikan untuk mencegah peziarah menjadi korban penyalahgunaan nama juru kunci.
"Walaupun sebutan 'Kuncen' dipakai sebagian pengunjung, kami menghimbau agar peziarah tetap waspada kepada pihak yang mengaku menjadi 'Kuncen' Gunung Kawi," tulis @pesareangunungkawi.
Pengelola juga menerangkan hanya satu juru kunci yang bertugas setiap hari secara bergiliran di Pendopo Pesarean Gunung Kawi. Dengan sistem tersebut, keberadaan juru kunci resmi dapat dipastikan hanya berada di lokasi yang telah ditentukan.
"Jadi, 'Kuncen' yang ada di area parkir, depan Gapura, dan sekitar area Pesarean sudah pasti bukan 'Kuncen' atau 'Juru Kunci' Pesarean Gunung Kawi," tegas @pesareangunungkawi.
.jpg)
Unggahan akun Instagram @pesareangunungkawi.
Daftar Juru Kunci dari Masa ke Masa
Berikut daftar juru kunci Pesarean Gunung Kawi dari masa ke masa:
-
HR Asim Nitiredjo (1946–1997)
-
R Jahmin Wihardjo (1946–1997)
-
HR Soelardi Soeryowidagdo (1992–1996)
-
HR Soepodjono (1995–2013)
-
R Soepratikto (1997–2010)
-
HR Tjandra Jana Soepodjono (2000–sekarang)
-
R Nanang Yuwono Hadiprojo (2010–sekarang)