Ilustrasi. Foto: Freepik.
Bitcoin Turun Hampir 1%, Tertekan Sentimen The Fed
Eko Nordiansyah • 9 September 2026 09:45
New York: Bitcoin turun pada Selasa, 8 September 2026, karena sentimen risiko oleh tingginya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dan kenaikan harga minyak.
Mata uang kripto terbesar di dunia ini sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tiga setengah bulan pada pekan lalu, dengan puncak harga di atas USD82 ribu.
Dikutip dari Investing, Rabu, 9 September 2026, Bitcoin turun 0,9 persen menjadi USD78.533,7.
Gambaran makro yang beragam
Bitcoin mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 22,2 persen pada minggu kedua terakhir Agustus, terutama didorong oleh langkah intervensi Departemen Keuangan AS untuk membatasi kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang.Sejak saat itu, aset kripto ini terus memperpanjang kenaikannya, mencapai titik tertinggi intraday di angka USD82.178,6 pada 3 September.
Namun, laporan ketenagakerjaan AS bulan Agustus yang sangat kuat pada Jumat menghambat momentum tersebut; tercatat penambahan 162 ribu lapangan kerja non-pertanian (nonfarm payrolls) pada bulan itu, hampir tiga kali lipat dari angka perkiraan sebesar 55 ribu.
Data tersebut mengindikasikan pasar tenaga kerja AS yang sangat tangguh dan dikombinasikan dengan inflasi yang tetap tinggi menunjukkan adanya ekonomi yang mengalami overheating (panas berlebih) akibat tekanan harga.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Dalam situasi seperti ini, bank sentral biasanya mempertimbangkan pengetatan kebijakan. Para pelaku pasar mencerminkan ekspektasi tersebut dengan meningkatkan peluang kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin oleh Federal Reserve akhir bulan ini, yang saat ini berada di kisaran 60 persen menurut alat CME FedWatch.
Lingkungan suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani aset spekulatif seperti kripto.
Data ini juga muncul setelah adanya sinyal yang beragam dari para pembuat kebijakan. Ketua Fed Kevin Warsh menyampaikan nada yang sangat hawkish dalam pidatonya di Jackson Hole pada akhir Agustus. Pandangan tersebut diimbangi oleh pernyataan bernada dovish dari anggota pemungutan suara Federal Open Market Committee (FOMC).
Para pemantau suku bunga kini akan mencermati laporan indeks harga produsen (PPI) dan indeks harga konsumen (CPI) bulan Agustus yang dijadwalkan rilis pekan ini, guna mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai langkah The Fed pada 16 September mendatang.
Lonjakan harga minyak juga memperparah kekhawatiran inflasi, setelah AS dan Iran kembali terlibat dalam serangan militer untuk pertama kalinya sejak Juli.
Harga sebagian besar altcoin melemah
Harga kripto secara umum bergerak turun pada hari Selasa, mengikuti pergerakan Bitcoin. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, turun 0,4 persen menjadi USD2.484,59.Sebaliknya, XRP naik tipis 1,2 persen menjadi USD1,4155. BNB naik 1,5 persen, sementara Solana turun 0,8 persen. Cardano naik tipis sebesar 0,1 persen. Di antara token meme, Dogecoin turun 0,9 persen.