Ilustrasi. Foto: Freepik.
Harga Emas Tertahan Tingginya Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Eko Nordiansyah • 9 September 2026 08:30
Chicago: Harga emas turun pada Selasa, 8 September 2026, karena tingginya harga minyak dan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Sehingga mengimbangi dukungan dari pelemahan dolar AS.
Dikutip dari Investing, Rabu, 9 September 2026, harga emas spot turun 0,7 persen menjadi USD4.375,66 per ons, sementara emas berjangka turun 1,3 persen menjadi USD4.419,64 per ons. Kedua kontrak tersebut turun pada sesi sebelumnya dan mencatat sedikit penurunan mingguan.
Eskalasi lebih lanjut antara AS dan Iran
Harga minyak melanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya dan semakin menguat setelah lonjakan tajam pekan lalu. Minyak mentah berjangka Brent, sebagai acuan global, terakhir naik 0,1 persen menjadi USD97,13 per barel, setelah sebelumnya sempat melonjak hingga USD99,45 per barel. Kontrak tersebut melonjak 9,3 persen pekan lalu setelah AS dan Iran terlibat dalam serangan militer untuk pertama kalinya sejak Juli.Aksi militer berlanjut selama akhir pekan. Komando Pusat AS pada Sabtu menyerang tiga kapal pengangkut minyak mentah Iran sebagai balasan atas apa yang mereka sebut sebagai serangan rudal oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap dua kapal perang Angkatan Laut AS yang sedang berpatroli di perairan kawasan tersebut.
Media pemerintah Iran pada Minggu menyatakan bahwa Teheran merespons dengan menargetkan enam kapal di Selat Hormuz dan Teluk Persia, termasuk tiga kapal tanker dan tiga kapal milik AS.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Mohsen Rezaee, seorang pejabat tinggi Iran, pada hari Senin mengatakan bahwa Washington telah menerima peringatan jelas dari rudal-rudal baru Iran. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi juga mengancam akan membalas perang ekonomi AS dengan menerapkan zona eksklusi maritim di seluruh Teluk Persia.
"Sederhana saja: rantai produksi minyak dan gas di sini sangat luas, mudah diakses, dan rentan. Perusahaan minyak dan gas Amerika yang beroperasi di perairan dan fasilitas ini juga menghadapi risiko yang sama. Jika aset kami diserang, Anda pun akan diserang," kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.
Eskalasi militer yang terus berlanjut telah membebani arus minyak melalui Selat Hormuz dan memperparah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan. Laporan mengenai serangan drone dan rudal baru yang menargetkan kilang Jazan milik Saudi Aramco semakin menambah kekhawatiran terkait pasokan fisik.
Sorotan pada data inflasi utama AS
Di luar Timur Tengah, para pelaku pasar logam mulia tetap fokus pada prospek kebijakan moneter The Fed setelah laporan ketenagakerjaan Agustus yang sangat kuat dirilis pada Jumat.Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan penambahan 162 ribu lapangan kerja non-pertanian (nonfarm payrolls) pada Agustus, hampir tiga kali lipat dari angka perkiraan sebesar 55 ribu. Tingkat pengangguran tetap tidak berubah di angka 4,1 persen. Sementara itu, total lapangan kerja non-pertanian untuk Juni dan Juli direvisi naik dengan total gabungan sebesar 55 ribu.
Data tersebut mengindikasikan pasar tenaga kerja AS yang sangat tangguh dan, dikombinasikan dengan inflasi yang tetap tinggi, menunjukkan adanya ekonomi yang mengalami overheating (panas berlebih) akibat tekanan harga.
Dalam skenario seperti itu, bank sentral biasanya mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan. Para pelaku pasar mencerminkan ekspektasi tersebut dengan meningkatkan peluang kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin oleh The Fed pada akhir bulan ini, yang saat ini berada di kisaran 60 persen menurut perangkat CME FedWatch.
Lingkungan suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding), seperti emas batangan.
Para pengamat suku bunga kini akan mencermati laporan Indeks Harga Produsen (PPI) dan Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Agustus yang dijadwalkan rilis masing-masing pada hari Kamis dan Jumat pekan ini, guna mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai langkah FOMC pada 16 September.
Di sisi lain, data menunjukkan People’s Bank of China meningkatkan pembelian emas pada Agustus ke tingkat bulanan tertinggi sejak 2023. Bahkan di tengah lonjakan harga emas batangan.