Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah saat Peresmian gedung sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru, Kamis, 13 Agustus 2026. Dokumentasi/ istimewa.
Sekolah Rakyat Lampung Timur Dorong Pendidikan yang Inklusif bagi Anak Desa
Deny Irwanto • 13 August 2026 23:38
Lampung Timur: Suasana berbeda terasa di Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, saat Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 resmi dibuka. Kehadiran sekolah tersebut menjadi ruang baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh akses pendidikan sekaligus mengembangkan potensi mereka.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat.
“Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan,” kata Ela dalam sambutannya di Lampung Timur, Kamis, 13 Agustus 2026.
Bagi para siswa, dimulainya kegiatan belajar di sekolah tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan pendidikan baru sekaligus membangun pertemanan dan pengalaman.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah saat Peresmian gedung sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru, Kamis, 13 Agustus 2026. Dokumentasi/ istimewa.
Ela berharap kesempatan belajar yang tersedia dapat membantu peserta didik mengembangkan kemampuan sesuai dengan potensi masing-masing. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan.
“Sekolah ini harus menjadi tempat untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, kepedulian sosial, sekaligus karakter peserta didik,” jelas Ela.
Dorong Siswa Percaya Diri
Pesan mengenai kepercayaan diri juga disampaikan Ela saat bertemu dengan para siswa baru dalam kegiatan MPLS. Ia meminta peserta didik tidak menjadikan kondisi ekonomi keluarga sebagai alasan untuk membatasi cita-cita.
“MPLS merupakan awal perjalanan baru. Jangan pernah merasa rendah diri karena berasal dari keluarga sederhana. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” pesan Ela.
MPLS menjadi bagian awal bagi para siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Selain mengenal ruang dan kegiatan belajar, masa pengenalan tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mulai memahami nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kebersamaan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap proses pendidikan di Sekolah Rakyat dapat berlangsung secara menyeluruh dengan memperhatikan perkembangan akademik, karakter, serta keterampilan peserta didik.
Kehadiran sekolah tersebut juga diharapkan dapat memberikan pilihan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Dengan lingkungan belajar yang mendukung, para siswa diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan maupun memasuki kehidupan sosial di masa mendatang.
Dari Desa Muara Jaya, perjalanan pendidikan para siswa baru itu pun dimulai. Bagi mereka, sekolah bukan hanya tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun kepercayaan diri dan menyusun cita-cita.