Ilustrasi MBG. Foto: Dok. Metrotvnews.com
BGN dan Kemendikdasmen Tingkatkan Literasi Gizi Guru Sukseskan MBG
Fachri Audhia Hafiez • 12 August 2026 22:13
Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan literasi gizi dan keamanan pangan bagi para guru serta tenaga kependidikan. Langkah ini guna menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bergizi, tetapi juga pemahaman mengenai gizi seimbang, keamanan pangan, kebersihan, kedisiplinan, dan kebiasaan hidup sehat di satuan pendidikan," ujar Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto dalam sebuah webinar di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 12 Agustus 2026.
Mariman menyampaikan bahwa program edukasi ini menyasar sebanyak 658.300 guru dan tenaga kependidikan yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Upaya ini sebagai tahap awal penguatan literasi gizi secara berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pembagian makanan gratis. Namun, membawa misi edukasi yang luas bagi masyarakat.
"BGN itu tidak bisa kerja sendiri. Tidak sesederhana itu tugas kami membagikan makanan kepada sekolah, bukan hanya itu, karena salah satunya adalah terkait literasi dan edukasi gizi," tegas Sudaryono.
.jpg)
Kepala BGN Sudaryono dalam webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG yang diikuti di Jakarta. Foto: ANTARA/HO-BGN.
Sudaryono menjelaskan, guru memegang peran kunci dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat kepada para siswa, yang diharapkan dampaknya dapat terbawa hingga ke lingkungan keluarga di rumah.
Selain literasi gizi, aspek keamanan pangan juga menjadi prioritas utama. Tenaga pendidik didorong untuk menguasai pemeriksaan organoleptik guna memastikan setiap sajian yang diterima siswa aman sebelum dikonsumsi.
Lewat penguatan kapasitas ini, program MBG diharapkan mampu menciptakan kebiasaan makan sehat sekaligus mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan berkarakter.