Pelni Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi pada 18 Maret 2026

Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani memberikan cinderamata kepada pemudik yang menggunakan kapal KM Dobonsolo yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok dalam angkutan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di Jakarta. Foto: Antara.

Pelni Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi pada 18 Maret 2026

Anggi Tondi Martaon • 14 March 2026 06:24

Jakarta: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memprediksi puncak arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 H menggunakan kapal laut terjadi pada Rabu 18 Maret 2026. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani.

“Kami prediksi 18 Maret menjadi puncak arus mudik,” kata Tri dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Maret 2026.

Tri mengatakan, PT Pelni mengoperasikan 55 kapal penumpang dalam angkutan mudik tahun ini. Armada yang disiapkan mulai dari 25 kapal besar dengan kapal berpenumpang 500 orang hingga ribuan.

Selanjutnya, 30 kapal perintis milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dikelola PT Pelni. Kapasitas penumpang mencapai 250 orang sampai 500 orang.

Ia mengatakan animo masyarakat menggunakan kapal laut dalam angkutan mudik ini sudah terlihat di H-8 Lebaran karena masyarakat membeli tiket untuk mudik. Hal ini juga akibat adanya potongan harga yang diberikan pemerintah berupa diskon 30 persen dari harga tiket normal.


KM Sabuk Nusantara 48 siap melayani angkutan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). ANTARA/Ogen.

Sebelumnya, Pelni menyatakan telah menjual 249.601 tiket hingga Jumat, 13 Maret 2026. Tiket yang terjual untuk keberangkatan 6 hingga 22 Maret 2026

Menurut dia, angka itu menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi terhadap layanan kapal penumpang Pelni. “Pelni terus meningkatkan koordinasi dengan otoritas pelabuhan dalam memastikan kapasitas penumpang tetap sesuai aturan dan mengutamakan keselamatan pelayaran,” sebut Tri.

Menurut dia, PT Pelni mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, pihaknya juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute.

“Pelni juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini Pelni mengoperasikan delapan trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak,” ujar Tri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)