Puncak Arus Mudik: Pemudik Terjebak 6 Jam di Tol Jakarta–Cikampek

Situasi jalan tol. Foto MI

Puncak Arus Mudik: Pemudik Terjebak 6 Jam di Tol Jakarta–Cikampek

Muhamad Marup • 18 March 2026 17:43

Jakarta: Lonjakan volume kendaraan arus mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret mulai memicu kepadatan ekstrim di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Sejumlah pemudik tampak harus menghabiskan waktu hingga enam jam perjalanan akibat kemacetan panjang yang mengular di beberapa titik sejak dini hari. 
 
Di ruas tol tersebut menunjukkan kemacetan terkonsentrasi di sejumlah titik, termasuk akses masuk tol layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) Elevated di sekitar KM 30. Kondisi ini memaksa banyak pemudik menghentikan kendaraan di bahu jalan akibat kelelahan di tengah antrian panjang. 
Kapasitas Rest Area Tidak Memadai
 
Keterbatasan kapasitas rest area menjadi persoalan utama para pemudik. Banyak pemudik, terutama yang membawa anak kecil, terpaksa menepi di bahu jalan tol karena area parkir di tempat istirahat resmi sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan.
 
Salah satu pemudik, Arul mengaku telah menempuh perjalanan sejak pukul 23.00 WIB dan baru sampai tadi jam 10.00 WIB. Ia menyebut kemacetan menjadi kendala utama selama perjalanan.

“Macet terus di jalan, apalagi pas masuk contra flow itu kendaraan banyak yang menabrak pembatas jalan. Jadi untuk berkendara juga agak terganggu ,” ujarnya. 


Tangkapan layar Metro TV

Pemudik lainnya juga mengeluhkan minimnya kapasitas rest area yang tidak sebanding dengan jumlah kendaraan. Hal ini membuat sebagian pengendara tidak memiliki pilihan selain beristirahat di bahu jalan tol.
 
Pemudik yang beristirahat di bahu jalan ini turut memperparah kendaraan arus lalu lintas. Selain menghambat laju kendaraan di jalur kiri, aktivitas ini juga berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa para pengguna jalan tol. 
 
(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)