Ilustrasi rupiah. Metrototvnews.com/Eko Nordiansyah
Rupiah Dibuka ke Rp17.704/USD Selasa Pagi
Eko Nordiansyah • 19 May 2026 09:34
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini mengalami pelemahan. Rupiah tembus Rp17.700-an saat dolar AS juga tertekan.
Mengutip data Bloomberg, Selasa, 18 Mei 2026, rupiah berada di level Rp17.704 per USD. Mata uang Garuda tersebut turun 36 poin atau setara 0,20 persen dari Rp17.667 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp17.661 per USD. Rupiah masih bergerak melemah dari Rp17.491 per USD pada pembukaan perdagangan kemarin.
(2).jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Rupiah masih fluktuatif cenderung melemah
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah masih akan bergerak fluktuatif dan berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda akan bergerak di kisaran Rp17.680 hingga Rp17.750 per dolar AS.Ia mengatakan, ketidakpastian global akibat lonjakan harga minyak dan memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah masih mempengaruhi gerak rupiah. Kondisi tersebut membuat pasar memperkirakan Federal Reserve masih akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.
"Prospek kebijakan moneter ketat dari The Fed semakin menguat karena harga energi yang lebih tinggi jelas telah memperlambat kemajuan disinflasi, mendorong inflasi semakin jauh dari target dua persen The Fed," katanya.
Ibrahim menjelaskan situasi global semakin memanas setelah muncul serangan drone di wilayah Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, ditambah belum adanya tanda penyelesaian konflik antara AS dengan Iran. Menurut dia, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik.
Dari dalam negeri, ia menyoroti persepsi berbeda di kalangan pelaku pasar terhadap kebijakan pemerintah. Meskipun Ibrahim menilai kondisi ekonomi domestik saat ini masih relatif stabil.