4 Pekerja Bangunan Tewas di Jaksel, Polisi: Sesak Napas

Pengerjaan bangunan. Foto: Antara

4 Pekerja Bangunan Tewas di Jaksel, Polisi: Sesak Napas

M Sholahadhin Azhar • 7 April 2026 09:30

Jakarta: Kepolisian memastikan penyebab empat pekerja bangunan tewas di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mereka tewas karena kekurangan oksigen.

"Penyebab empat pekerja tewas karena sesak napas," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, dikutip dari Antara, Selasa, 7 April 2026.

Nurma mengatakan dari pemeriksaan jenazah dikatakan mereka memang terjatuh, namun tidak ada luka. Maka, dipastikan mereka terjatuh karena sesak napas.

Polsek Jagakarsa juga masih mendalami jenis gas yang dihirup oleh para korban. "Mereka terjatuh dan sesak napas karena saling menolong yang lain," kata dia.
 


Hingga kini, polisi memastikan tiga korban lainnya yang sesak napas dan dirawat di RS Polri juga sudah membaik.

"Kondisi tiga korban sudah membaik," ujarnya.

Sebelumnya, Polsek Jagakarsa mengonfirmasi empat korban tewas dan tiga orang sesak napas usai menghirup gas tangki air pada proyek bangunan bertingkat berlokasi di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Untuk korban meninggal dunia dengan inisial YN (32) asal Subang, MW (62) asal Cianjur, TS (63) asal Bandung Barat dan MF (19) asal Bandung Barat.

Sedangkan untuk tiga korban sesak napas atas nama UJ (41), SN (63), dan AJ (47). Ketiganya merupakan warga Purwakarta.


Pengerjaan bangunan. Foto: Antara

Kronologi kejadian berawal saat dua pekerja bangunan di proyek tersebut berada di lokasi pada Jumat, 3 April 2026, pukul 10.00 WIB.

Saat itu, kedua korban diminta sang mandor untuk menguras penampungan air bersih yang berada di lantai dasar (basement).

Kemudian saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang penampungan dengan kedalaman tiga meter.

Korban sempat ditolong oleh rekan kerjanya, namun tidak menggunakan perlengkapan penyelamatan (safety).

Akhirnya, rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam penampungan.

Insiden itu mengakibatkan empat orang terjatuh dan tiga orang sesak napas disebabkan hawa panas dan bau dari toren.

Hingga akhirnya, ketiga saksi membawa para korban ke Rumah Sakit Pasar Rebo. Sayangnya, setiba di RS korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter UGD.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)