Dua Panda Tiongkok Tiba di Atlanta AS, Jalani Karantina Sebelum Debut Publik

Dua panda raksasa asal Tiongkok, Ping Ping dan Fu Shuang, tiba di Atlanta untuk menjalani program konservasi 10 tahun. (Anadolu Agency)

Dua Panda Tiongkok Tiba di Atlanta AS, Jalani Karantina Sebelum Debut Publik

Willy Haryono • 28 September 2026 18:01

Atlanta: Dua panda raksasa asal Tiongkok tiba di Atlanta pada Minggu, 27 September 2026, setelah warga Chengdu memadati jalanan untuk melepas keberangkatan keduanya menuju Amerika Serikat (AS) dalam program selama 10 tahun.

Kedatangan Ping Ping dan Fu Shuang ke AS merupakan bagian dari diplomasi panda terbaru yang diungkapkan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pembicaraannya dengan Presiden AS Donald Trump di Washington pekan lalu.

Rekaman pada Sabtu lalu memperlihatkan warga berkumpul di sepanjang rute untuk melambaikan tangan saat Ping Ping dan Fu Shuang meninggalkan Bandara Internasional Chengdu Shuangliu menggunakan pesawat kargo FedEx khusus.

“Ini jelas menjadi dorongan positif bagi hubungan dan kerja sama Tiongkok-AS,” kata seorang wisatawan, Zhao Ruixiang, seperti dikutip dari Viory.

“Panda raksasa memiliki tempat yang sangat istimewa di hati masyarakat Tiongkok. Mereka adalah harta nasional. Kami juga telah melihat pertukaran panda dengan banyak negara lain, seperti Jerman, Jepang, dan Korea Selatan,” kata pengunjung lain, Ma Yuqing.

Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding juga menggelar upacara pelepasan untuk kedua panda tersebut. Ping Ping, panda jantan, lahir pada 17 Maret 2020, sedangkan Fu Shuang, panda betina, lahir pada 18 Oktober pada tahun yang sama.

Keduanya tiba di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta pada Minggu pagi setelah terbang langsung dari Chengdu menggunakan Boeing 777 yang dijuluki “FedEx Panda Express."

Program 10 Tahun

Setibanya di Atlanta, kedua panda dibawa ke Zoo Atlanta. Mereka akan menjalani karantina selama sekitar satu bulan sebelum diperkenalkan kepada publik.

“Saya tentu merasa bangga. Menurut saya, panda melambangkan perdamaian. Bagi masyarakat Tiongkok, panda merupakan bentuk hubungan budaya dan simbol emosional,” kata wisatawan Liu Chao.

Kedatangan kedua panda berlangsung hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump menjamu Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam kunjungan kenegaraan di Washington.

Ping Ping dan Fu Shuang dikirim ke Atlanta berdasarkan kesepakatan konservasi dan penelitian panda raksasa selama 10 tahun antara Zoo Atlanta dan China Wildlife Conservation Association.

Panda kembali ke Atlanta setelah kemitraan sebelumnya selama 25 tahun antara kebun binatang tersebut dan Tiongkok berakhir pada 2024. Saat itu, Lun Lun, Yang Yang, dan dua anak mereka yang paling muda kembali ke Tiongkok.

Program sebelumnya menghasilkan tujuh anak panda yang lahir di Atlanta antara 2006 dan 2016.

Panda telah menjadi bagian dari hubungan pertukaran Tiongkok-AS selama lebih dari setengah abad. Program tersebut bermula dari pengiriman Ling Ling dan Hsing Hsing setelah kunjungan Presiden AS Richard Nixon ke Tiongkok pada 1972.

Kedatangan Ping Ping dan Fu Shuang menambah populasi panda yang saat ini berada di kebun binatang di Washington dan San Diego, sekaligus mengembalikan panda ke Atlanta setelah dua tahun tidak ada.

Baca juga: Panda Diharapkan dapat Jadi Pemulih Hubungan AS-Tiongkok

(Willy Haryono)