BPBD Jaktim bersama personel gabungan menemukan seorang pemuda berusia 18 tahun yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ciliwung. Foto: ANTARA/HO-BPBD Wilayah Jakarta Timur.
Pemuda Tenggelam di Ciliwung Bidara Cina Ditemukan Setelah 3 Hari
Siti Yona Hukmana • 8 October 2026 12:31
Jakarta: Tim SAR gabungan menemukan seorang pemuda berusia 18 tahun yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ciliwung, Jalan Poloniakam, RT 11/RW 06, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. Pemuda itu ditemukan dalam kondisi meninggal setelah pencarian tiga hari.
"Alhamdulillah korban ditemukan pada hari ketiga pencarian dengan radius sekitar 3,3 kilometer dari lokasi kejadian," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan dilansir Antara, Kamis, 8 Oktober 2026.
"Dengan ditemukannya korban, pencarian SAR gabungan resmi ditutup pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB," ujar Rangga.
Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, korban merupakan warga Jalan Poloniakam RT 11/RW 06, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara. Saat kejadian, korban mengenakan baju berwarna hitam dan celana pendek berwarna kuning.
Peristiwa bermula ketika ayah korban, Wargono, 52, sedang beristirahat dan tiba-tiba mendengar teriakan Haikal yang meminta pertolongan karena tengah tenggelam. Mendengar teriakan tersebut, Wargono berupaya memberikan pertolongan kepada anaknya.
Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil hingga korban akhirnya terbawa arus dan tenggelam. Tim SAR mencari dengan menyisir wilayah darat dan perairan sejak Selasa malam, 6 Oktober 2026.
.jpg)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wilayah Jakarta Timur bersama personel gabungan berhasil menemukan seorang pemuda berusia 18 tahun yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ciliwung, Jalan Poloniakam, RT 11/RW 06, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026). ANTARA/HO-BPBD Wilayah Jakarta Timur
Pada hari pertama, pencarian dimulai sekitar pukul 23.45 WIB melalui penyisiran dari darat dan air. Petugas juga mencari menggunakan metode jangkar pada Rabu, 7 Oktober 2026 sekitar pukul 01.15 WIB.
Namun, hingga sekitar pukul 01.45 WIB korban belum ditemukan, sehingga pencarian dihentikan sementara. Memasuki hari kedua, pencarian kembali dilakukan pukul 07.30 WIB. Tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua search and rescue unit (SRU) untuk memperluas wilayah pencarian.
Operasi pencarian itu melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Jakarta, BPBD DKI Jakarta, Damkar Sektor Jatinegara, SAR Brimob, PPSU Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Bidara Cina, Polsek Jatinegara, serta RT dan RW setempat.
Sejumlah personel BPBD Jakarta Timur juga diterjunkan dalam proses pencarian dan evakuasi korban.